𝗗𝗶𝘀𝗵𝘂𝗯 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗨𝗷𝗶 𝗖𝗼𝗯𝗮 𝗥𝗲𝗸𝗮𝘆𝗮𝘀𝗮 𝗟𝗮𝗹𝘂 𝗟𝗶𝗻𝘁𝗮𝘀 𝗱𝗶 𝗛𝗮𝗻𝗴 𝗧𝘂𝗮𝗵 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗞𝘂𝗿𝗮𝗻𝗴𝗶 𝗞𝗲𝗺𝗮𝗰𝗲𝘁𝗮𝗻 - LENSA BALI

Hot


Selasa, 02 Juni 2026

𝗗𝗶𝘀𝗵𝘂𝗯 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗨𝗷𝗶 𝗖𝗼𝗯𝗮 𝗥𝗲𝗸𝗮𝘆𝗮𝘀𝗮 𝗟𝗮𝗹𝘂 𝗟𝗶𝗻𝘁𝗮𝘀 𝗱𝗶 𝗛𝗮𝗻𝗴 𝗧𝘂𝗮𝗵 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗞𝘂𝗿𝗮𝗻𝗴𝗶 𝗞𝗲𝗺𝗮𝗰𝗲𝘁𝗮𝗻

Dishub Bali Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Hang Tuah Denpasar untuk Kurangi Kemacetan

DENPASAR, Lensabali.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali mulai melaksanakan uji coba rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Hang Tuah, Sanur, Denpasar, pada periode 02/06/2026 hingga 15/06/2026. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengurangi kepadatan kendaraan yang selama ini kerap terjadi di dua titik persimpangan strategis.

Kepala Dishub Bali, I Kade Mudarta, menjelaskan bahwa rekayasa diterapkan di Simpang Jalan Hang Tuah–Jalan Danau Beratan serta Simpang Jalan Hang Tuah–Jalan Sedap Malam. Kedua lokasi tersebut dinilai menjadi titik rawan antrean kendaraan berdasarkan hasil pemantauan dan kajian teknis yang dilakukan di lapangan.

Menurut Mudarta, pada Simpang Hang Tuah–Danau Beratan sering terjadi konflik pergerakan kendaraan akibat manuver belok kanan dari berbagai arah yang saling berpotongan.

"Berdasarkan hasil pemantauan dan kajian teknis di lapangan, pada Simpang Jalan Hang Tuah-Jalan Danau Beratan terjadi konflik pergerakan kendaraan akibat adanya kendaraan yang melakukan pergerakan belok kanan dari arah Jalan Hang Tuah Barat menuju Jalan Danau Beratan serta dari Jalan Danau Beratan menuju arah timur," ungkap Mudarta, Senin (02/06/2026).

Kondisi tersebut menyebabkan perlambatan arus lalu lintas dan antrean kendaraan yang cukup panjang. Bahkan, pada jam-jam tertentu, kepadatan kendaraan dapat menjalar hingga ke ruas Jalan Bypass Ngurah Rai.

Permasalahan serupa juga ditemukan di Simpang Jalan Hang Tuah–Sedap Malam. Pengaturan lampu lalu lintas yang belum optimal membuat kendaraan yang bergerak lurus dan berbelok kanan masih menggunakan fase yang sama sehingga menghambat kelancaran arus kendaraan.

Selain itu, keterbatasan jumlah lajur di pendekat Jalan Hang Tuah turut memperparah antrean, terutama ketika kendaraan yang hendak berbelok kanan menghalangi kendaraan yang bergerak lurus.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dishub Bali akan melakukan sejumlah penyesuaian, termasuk pengaturan ulang fase lampu lalu lintas serta penambahan kapasitas lajur menjadi tiga jalur di titik tertentu.

"Uji coba ini bersifat evaluatif dan akan dilakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi lalu lintas di lapangan sebagai dasar penyempurnaan pengaturan lalu lintas ke depan," pungkas Mudarta. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar