𝗠𝗼𝘁𝗼𝗿 𝗣𝗲𝘁𝘂𝗴𝗮𝘀 𝗦𝗲𝗻𝘀𝘂𝘀 𝗗𝗶𝗰𝘂𝗿𝗶 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗕𝗲𝗿𝘁𝘂𝗴𝗮𝘀, 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗸𝘂 𝗗𝗶𝗯𝗲𝗸𝘂𝗸 𝗱𝗶 𝗞𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴𝗮𝘀𝗲𝗺 - LENSA BALI

Hot


Rabu, 10 Juni 2026

𝗠𝗼𝘁𝗼𝗿 𝗣𝗲𝘁𝘂𝗴𝗮𝘀 𝗦𝗲𝗻𝘀𝘂𝘀 𝗗𝗶𝗰𝘂𝗿𝗶 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗕𝗲𝗿𝘁𝘂𝗴𝗮𝘀, 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗸𝘂 𝗗𝗶𝗯𝗲𝗸𝘂𝗸 𝗱𝗶 𝗞𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴𝗮𝘀𝗲𝗺

Motor Petugas Sensus Dicuri Saat Bertugas, Pelaku Dibekuk di Karangasem

KARANGASEM, Lensabali.id – Sepeda motor milik petugas sensus ekonomi, Ni Wayan Mira Asmara (30), sempat dibawa kabur oleh seorang pria saat menjalankan tugas di Desa Seraya Barat, Kecamatan Karangasem, pada Senin (08/06/2026) sore. Beruntung, pelaku berhasil diamankan tak lama setelah kejadian.

Kapolsek Karangasem Kompol I Nyoman Merta Kariana membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, terduga pelaku saat ini telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Benar kemarin ada kasus pencurian motor, pelaku sudah berhasil kami amankan sekarang masih dimintai keterangan lebih lanjut," ujar Kariana, Selasa (09/06/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku bersama istrinya melintas di lokasi saat hendak menuju wilayah Bunutan untuk bekerja. Namun karena orang yang hendak ditemui tidak dapat dihubungi, keduanya memutuskan kembali pulang.

Di tengah perjalanan pulang, pelaku melihat dua sepeda motor terparkir di pinggir jalan dengan kunci yang masih menempel pada kendaraan. Kesempatan tersebut memicu niat pelaku untuk melakukan pencurian.

Meski sempat dicegah oleh istrinya, pelaku tetap nekat membawa kabur motor bernomor polisi DK 3898 TD milik korban. Aksi itu diketahui rekan korban yang langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar.

Pelaku kemudian melarikan diri dengan kecepatan tinggi. Namun korban bersama rekannya segera melakukan pengejaran hingga berhasil menghentikan pelaku di depan kawasan Taman Soekasada Ujung.

Setelah berhasil diamankan, pelaku langsung diserahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum. Polisi juga mengamankan istri pelaku guna dimintai keterangan sebagai saksi.

Kariana menjelaskan bahwa pelaku tidak membawa identitas saat diamankan. Selain itu, keterangan yang diberikan juga berubah-ubah sehingga penyidik masih melakukan pendalaman.

"Pelaku tidak membawa identitas apapun, saat diinterogasi keterangannya juga berubah-ubah. Kami masih mendalami kasus ini," kata Kariana.

Dari pengakuan awal, pelaku mengaku bernama Fatoni dan berasal dari Bondowoso, Jawa Timur. Namun polisi masih berupaya memastikan identitas sebenarnya karena yang bersangkutan juga mengaku pernah tinggal di wilayah Denpasar. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar