𝗧𝘂𝗿𝗶𝘀 𝗝𝗲𝗿𝗺𝗮𝗻 𝗗𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗧𝗲𝘄𝗮𝘀 𝗧𝗲𝗿𝘀𝗲𝗻𝗴𝗮𝘁 𝗟𝗶𝘀𝘁𝗿𝗶𝗸 𝗱𝗶 𝗞𝗮𝗺𝗮𝗿 𝗠𝗮𝗻𝗱𝗶 𝗦𝗮𝗻𝘂𝗿 - LENSA BALI

Hot


Rabu, 27 Mei 2026

𝗧𝘂𝗿𝗶𝘀 𝗝𝗲𝗿𝗺𝗮𝗻 𝗗𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗧𝗲𝘄𝗮𝘀 𝗧𝗲𝗿𝘀𝗲𝗻𝗴𝗮𝘁 𝗟𝗶𝘀𝘁𝗿𝗶𝗸 𝗱𝗶 𝗞𝗮𝗺𝗮𝗿 𝗠𝗮𝗻𝗱𝗶 𝗦𝗮𝗻𝘂𝗿


Turis Jerman Diduga Tewas Tersengat Listrik di Kamar Mandi Sanur

DENPASAR, Lensabali.id – Seorang warga negara Jerman berinisial PP (53) ditemukan meninggal dunia di kamar mandi sebuah penginapan di kawasan Sanur, Denpasar. Korban diduga meninggal akibat tersengat arus listrik dari water heater yang mengalami korsleting.

Peristiwa itu pertama kali diketahui istrinya, YP (54), warga negara Thailand, pada Senin (25/05/2026) sekitar pukul 17.40 Wita.

Saat kejadian, korban dan istrinya diketahui menggunakan kamar mandi yang berbeda. Namun setelah beberapa waktu, YP mulai merasa curiga karena suaminya tidak kunjung keluar.

Ketika memeriksa kondisi korban, YP menemukan PP dalam posisi menyerupai orang sujud dan tidak bergerak di dalam kamar mandi.

“Saksi sempat memanggil korban berulang kali, namun tidak ada respons,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Gede Adi Saputra Jaya, Selasa (26/05/2026).

Karena panik, YP kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk mengevakuasi korban dari kamar mandi ke atas tempat tidur.

Namun saat proses evakuasi berlangsung, salah seorang warga mengaku sempat tersengat listrik ketika memegang besi selang shower di kamar mandi tersebut.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Meski demikian, petugas menemukan luka bakar pada bagian punggung korban. Polisi juga mendapati adanya bekas kulit korban yang menempel pada selang shower.

“Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat tersengat arus listrik karena adanya korsleting pada water heater,” tambahnya.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi tanpa pakaian dan tubuhnya sudah kaku. Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bali Mandara menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar dan dinyatakan meninggal dunia. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar