KLUNGKUNG, Lensabali.id – Sebanyak 84 bayi penyu atau tukik di kawasan Konservasi Pantai Bias Muntig, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, sempat dilaporkan hilang dan diduga dicuri. Namun setelah dilakukan penyelidikan, puluhan tukik tersebut ternyata ditemukan di dalam septic tank kawasan konservasi.
Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya menjelaskan penemuan itu terjadi pada Minggu (17/5/2026) setelah tim Jalak Nusa Polsek Nusa Penida melakukan penelusuran di sekitar lokasi konservasi.
Menurut Kesuma, awalnya pengelola konservasi menduga hilangnya tukik disebabkan aksi pencurian karena jumlah bayi penyu berkurang drastis dalam waktu singkat.
“Namun setelah kami telusuri, hal ini disebabkan oleh keran air yang lupa dimatikan dan menyebabkan air kolam meluap dan menyeret tukik masuk ke saluran pembuangan,” jelas Kesuma saat dikonfirmasi, Selasa (19/5/2026).
Ia menerangkan pada Sabtu (16/5/2026), petugas masih memastikan sebanyak 102 tukik berada di kolam penampungan.
Namun keesokan harinya sekitar pukul 07.00 Wita, jumlah bayi penyu tersebut mendadak berkurang hingga memicu dugaan pencurian.
Pihak pengelola konservasi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Nusa Penida untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Setelah melakukan pemeriksaan, polisi akhirnya menemukan puluhan tukik terseret aliran air dan masuk ke septic tank akibat kolam penampungan meluap.
Kesuma menegaskan peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pengelola konservasi agar pengawasan fasilitas dilakukan lebih teliti dan bertanggung jawab.
Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menyimpulkan suatu peristiwa sebelum fakta sebenarnya diketahui. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar