BANGLI, Lensabali.id – Tren olahraga lari, baik marathon di jalan raya maupun trail run di kawasan pegunungan, terus berkembang di Bali. Pemerintah Provinsi Bali pun mendorong setiap destinasi wisata di Pulau Dewata menggelar ajang serupa secara bergiliran guna memperkuat sektor sport tourism.
Kepala Dinas Pariwisata Bali, I Wayan Sumarajaya, mengatakan ajang olahraga lari internasional kini semakin diminati, tidak hanya oleh masyarakat Indonesia, tetapi juga wisatawan mancanegara.
“Daya tarik wisata ini secara bergantian melaksanakan event running seperti ini,” ujar Sumarajaya usai memimpin flag off peserta Bali Trail Run Ultra 2026 kategori 7K di Batur Natural Hot Spring, Kintamani, Bangli, Minggu (17/6/2026).
Menurutnya, tren olahraga lari yang berkembang pesat dapat dimanfaatkan untuk mendukung promosi pariwisata Bali secara lebih luas.
Ia menilai penyelenggaraan event marathon maupun trail run di berbagai destinasi wisata akan memberikan dampak positif terhadap kunjungan wisatawan serta memperkuat citra Bali sebagai tujuan wisata dunia.
“Kami manfaatkan untuk pariwisata di Bali. Tapi jangan hanya mengejar kuantitas. Kualitas harus tetap dijaga,” kata Sumarajaya.
Selain memperluas promosi pariwisata, ajang olahraga internasional juga diyakini mampu meningkatkan pemasukan daerah, termasuk dari pungutan wisatawan asing (PWA).
Sumarajaya menyebut kehadiran peserta dan wisatawan mancanegara dalam event olahraga internasional berpotensi meningkatkan pendapatan daerah secara bertahap.
“Kami harapkan PWA naik dengan adanya ajang internasional seperti ini. Tapi, prosesnya masih kami sempurnakan terus dan masih kami galakkan terus. Karena Bali masih jadi destinasi wisata favorit dan mendunia,” jelasnya.
Meski demikian, Pemerintah Provinsi Bali belum menetapkan target khusus terkait potensi pendapatan dari penyelenggaraan event olahraga lari internasional tersebut.
Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster juga menyampaikan keinginannya untuk menghadirkan event olahraga internasional secara rutin setiap bulan di Bali guna meningkatkan okupansi hotel serta kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar