𝗦𝘂𝗮𝘀𝗮𝗻𝗮 𝗕𝗮𝗿 𝗱𝗶 𝗞𝘂𝘁𝗮 𝗨𝘁𝗮𝗿𝗮 𝗥𝗶𝗰𝘂𝗵, 𝗧𝗶𝗴𝗮 𝗞𝗲𝗹𝗼𝗺𝗽𝗼𝗸 𝗪𝗡𝗔 𝗧𝗲𝗿𝗹𝗶𝗯𝗮𝘁 𝗣𝗲𝗿𝗸𝗲𝗹𝗮𝗵𝗶𝗮𝗻 - LENSA BALI

Hot


Senin, 25 Mei 2026

𝗦𝘂𝗮𝘀𝗮𝗻𝗮 𝗕𝗮𝗿 𝗱𝗶 𝗞𝘂𝘁𝗮 𝗨𝘁𝗮𝗿𝗮 𝗥𝗶𝗰𝘂𝗵, 𝗧𝗶𝗴𝗮 𝗞𝗲𝗹𝗼𝗺𝗽𝗼𝗸 𝗪𝗡𝗔 𝗧𝗲𝗿𝗹𝗶𝗯𝗮𝘁 𝗣𝗲𝗿𝗸𝗲𝗹𝗮𝗵𝗶𝗮𝗻

Suasana Bar di Kuta Utara Ricuh, Tiga Kelompok WNA Terlibat Perkelahian

BADUNG, Lensabali.id – Video perkelahian antarkelompok warga negara asing (WNA) di sebuah bar kawasan Kuta Utara viral di media sosial. Insiden tersebut membuat suasana tempat hiburan malam itu ricuh dengan sejumlah fasilitas mengalami kerusakan.

Dalam rekaman yang beredar, lantai bar tampak dipenuhi pecahan botol kaca. Beberapa properti di dalam lokasi juga terlihat rusak akibat aksi saling serang antar pengunjung.

Sejumlah petugas keamanan berbaju hitam tampak berusaha melerai keributan, namun situasi sempat sulit dikendalikan. Beberapa pria bertelanjang dada terlihat bertindak agresif di tengah kerumunan.

Kapolres Badung, Joseph Edward Purba, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (22/05/2026) sekitar pukul 01.40 Wita. Namun video kejadian baru ramai tersebar di media sosial beberapa hari kemudian.

“Kami langsung selidiki perkelahian antarkelompok warga negara asing itu. (Kejadian) tepatnya di restoran Jade by Todd English di Jalan Pemelisan Agung, Tibubeneng,” jelas Joseph Edward.

Menurut polisi, keributan diduga dipicu kesalahpahaman antarpengunjung yang saat itu berada di bawah pengaruh alkohol. Kondisi lokasi yang padat pengunjung juga dinilai memperbesar potensi terjadinya gesekan.

“Ruangan berukuran 20 meter dikali 30 meter dengan 41 meja ini juga kurang representatif apabila menampung pengunjung yang jumlahnya melebihi 100 orang,” ujarnya.

Polisi mengidentifikasi sedikitnya tiga kelompok WNA terlibat dalam keributan tersebut. Ketegangan disebut bermula dari cekcok antar kelompok yang kemudian berkembang menjadi konflik lebih besar.

Joseph mengungkapkan situasi semakin memanas setelah adanya aksi provokasi. Salah seorang saksi disebut melihat pengunjung melempar gelas kaca hingga mengenai wajah tamu lainnya.

“Jadinya aksi saling balas antar kelompok. Karena pecah, memanas, keributan meluas seperti dalam video,” ungkapnya.

Saat ini, polisi masih memeriksa sejumlah saksi mulai dari petugas keamanan, kru bar, hingga pihak manajemen. Aparat juga mendalami berbagai faktor yang memicu keributan tersebut.

“Total pergerakan tamu yang keluar masuk lokasi acara hiburan musik saja, terpantau mencapai 462 orang sepanjang malam. Akibat perkelahian ini, beberapa tamu dilaporkan luka-luka,” pungkas Joseph Edward. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar