KLUNGKUNG, Lensabali.id – Aktivitas balap liar yang meresahkan warga kembali terjadi di wilayah Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung, Minggu (17/5/2026) dini hari. Menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan Call Center Polri 110, aparat kepolisian langsung turun ke lokasi untuk melakukan pembubaran.
Petugas gabungan dari Polres Klungkung bersama Polsek Dawan bergerak menuju Jalan Raya Dusun Suwitrayasa yang mengarah ke Desa Pundukdawa sekitar pukul 01.30 WITA dengan menggunakan mobil patroli.
Setibanya di lokasi, para remaja yang diduga hendak maupun sedang melakukan aksi balap liar langsung membubarkan diri setelah mengetahui kedatangan aparat kepolisian.
Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, mengatakan polisi bergerak cepat karena aktivitas tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan sekaligus mengganggu ketertiban umum.
“Setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan 110, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Saat petugas datang, para pelaku langsung membubarkan diri,” ujar Alit Purnawibawa, Minggu (17/5/2026).
Meski lokasi sudah ditinggalkan para pelaku, aparat kepolisian tetap bersiaga di kawasan tersebut guna mengantisipasi kemungkinan aksi serupa kembali terjadi.
Menurut polisi, jalur tersebut memang kerap dijadikan arena balap liar, khususnya saat malam akhir pekan ketika arus lalu lintas mulai lengang.
Perbekel Desa Pesinggahan, I Nyoman Suastika, mengungkapkan aksi balap liar di wilayah itu sudah cukup sering dikeluhkan warga karena menimbulkan kebisingan hingga larut malam.
“Kalau malam minggu sering terjadi dan cukup meresahkan masyarakat,” ujar Nyoman Suastika.
Ia menambahkan pemerintah desa mendukung langkah cepat aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, balap liar tidak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.
Sebagai upaya pencegahan, pemerintah desa disebut telah menyediakan fasilitas olahraga bagi generasi muda, termasuk lapangan voli lengkap dengan sarana pendukung agar remaja memiliki ruang aktivitas yang lebih positif. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar