𝗠𝗼𝘁𝗶𝗳 𝗗𝗲𝗻𝗱𝗮𝗺 𝗱𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝘁𝗮, 𝗘𝗺𝗽𝗮𝘁 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗸𝘂 𝗛𝗮𝗯𝗶𝘀𝗶 𝗣𝗿𝗶𝗮 𝗕𝗲𝗿𝘁𝗮𝘁𝗼 𝗱𝗶 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 - LENSA BALI

Hot


Kamis, 21 Mei 2026

𝗠𝗼𝘁𝗶𝗳 𝗗𝗲𝗻𝗱𝗮𝗺 𝗱𝗮𝗻 𝗛𝗮𝗿𝘁𝗮, 𝗘𝗺𝗽𝗮𝘁 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗸𝘂 𝗛𝗮𝗯𝗶𝘀𝗶 𝗣𝗿𝗶𝗮 𝗕𝗲𝗿𝘁𝗮𝘁𝗼 𝗱𝗶 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴

Motif Dendam dan Harta, Empat Pelaku Habisi Pria Bertato di Badung

BADUNG, Lensabali.id – Kasus penemuan jasad pria bertato berinisial DAD (25) yang terkubur di lahan kosong Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, akhirnya berhasil diungkap jajaran Polres Badung. Empat orang pelaku yang diduga telah merencanakan pembunuhan terhadap korban kini diamankan polisi.

Korban yang bekerja sebagai karyawan tempat pencucian motor diduga dianiaya hingga tewas sebelum jasadnya dimasukkan ke dalam karung dan dikubur di kawasan Jalan Antasura, Banjar Cabe.

“Para pelaku mengakui sudah merencanakan untuk melakukan pembunuhan terhadap korban serta mengambil barang-barang berharga milik korban untuk dijual,” ujar Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba saat konferensi pers di Mapolres Badung, Rabu (20/5/2026).

Kasus tersebut bermula dari penemuan mayat dalam kondisi membusuk oleh warga pada Selasa (12/5/2026). Namun hasil penyelidikan mengungkap pembunuhan telah terjadi beberapa hari sebelumnya, tepatnya Kamis (7/5/2026) dini hari.

“Lokasi eksekusinya di tempat pencucian motor tempat korban bekerja,” kata Joseph.

Setelah melakukan penyelidikan intensif, polisi berhasil menangkap empat pelaku di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Mereka yakni DF (20) asal Lombok Timur, MKH (24) asal Jember, serta dua remaja berinisial AFP (17) dan IPR (16).

Kasatreskrim Polres Badung AKP Azarul Ahmad mengatakan penangkapan dilakukan di dua lokasi berbeda. Polisi juga terpaksa melumpuhkan pelaku utama berinisial DF karena mencoba melawan dan melarikan diri.

Menurut hasil pemeriksaan, motif pembunuhan diduga dipicu rasa dendam. DF mengaku sering mendapat perlakuan tidak menyenangkan dan ejekan dari korban selama bekerja bersama di tempat pencucian motor.

“Berdasarkan rasa dendam yang sudah lama itulah menjadi salah satu motif dia melakukan pembunuhan,” ungkap Azarul Ahmad.

Selain itu, para pelaku juga disebut berniat menguasai barang-barang berharga milik korban untuk dijual dan hasilnya dibagi bersama.

Korban diketahui mengalami penganiayaan brutal menggunakan botol kaca, kursi besi, hingga senjata tajam. Polisi menyebut luka fatal ditemukan pada bagian leher korban akibat digorok berulang kali.

Kini keempat pelaku ditahan di Mapolres Badung dan dijerat pasal pembunuhan berencana serta pencurian yang menyebabkan kematian. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar