𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗔𝗽𝗿𝗲𝘀𝗶𝗮𝘀𝗶 𝗪𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮𝘄𝗮𝗻 𝗔𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗣𝗲𝗺𝗯𝗮𝘆𝗮𝗿 𝗣𝗪𝗔, 𝗦𝗲𝗯𝘂𝘁 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗙𝗼𝗻𝗱𝗮𝘀𝗶 𝗣𝗮𝗿𝗶𝘄𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗕𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝗹𝗶𝘁𝗮𝘀 - LENSA BALI

Hot


Minggu, 17 Mei 2026

𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗔𝗽𝗿𝗲𝘀𝗶𝗮𝘀𝗶 𝗪𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮𝘄𝗮𝗻 𝗔𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗣𝗲𝗺𝗯𝗮𝘆𝗮𝗿 𝗣𝗪𝗔, 𝗦𝗲𝗯𝘂𝘁 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗙𝗼𝗻𝗱𝗮𝘀𝗶 𝗣𝗮𝗿𝗶𝘄𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗕𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝗹𝗶𝘁𝗮𝘀

Gubernur Koster Apresiasi Wisatawan Asing Pembayar PWA, Sebut Jadi Fondasi Pariwisata Bali Berkualitas

DENPASAR, Lensabali.id – Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada wisatawan mancanegara yang telah berpartisipasi dalam program Pungutan Wisatawan Asing (PWA) sebesar Rp150 ribu sebagai bentuk kontribusi terhadap pelestarian Bali. Pernyataan tersebut disampaikan melalui peluncuran konten grafis dan video resmi di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Sabtu (16/5/2026).

Konten apresiasi tersebut selanjutnya akan dipublikasikan melalui berbagai platform media sebagai bagian dari upaya sosialisasi dan penguatan implementasi PWA kepada wisatawan asing yang datang ke Bali.

Dalam paparannya, Koster menjelaskan bahwa sejak mulai diberlakukan pada 14 Februari 2024 hingga akhir tahun, tercatat sekitar 2,1 juta wisatawan asing telah melunasi pembayaran PWA dengan total penerimaan mencapai Rp318 miliar.

“Kalau dipersentasekan, jumlah yang membayar PWA di tahun 2024 mencapai 32 persen dari total kunjungan wisatawan asing yang mencapai 6,3 juta orang,” ujar Koster.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Bali kemudian melakukan penyempurnaan regulasi pada 2025 melalui revisi Perda dan Pergub guna melibatkan pelaku pariwisata dalam optimalisasi program tersebut. Langkah itu dinilai mulai menunjukkan hasil positif.

Pada 2025, jumlah wisatawan asing yang membayar PWA meningkat menjadi sekitar 2,4 juta orang atau 34 persen dari total kunjungan wisatawan yang mencapai 7 juta orang. Kontribusi yang terkumpul mencapai Rp369 miliar.

“Yang menggembirakan, 96 persen pembayaran dilakukan sebelum wisatawan terbang ke Bali,” imbuhnya.

Koster menegaskan bahwa seluruh mekanisme pembayaran PWA dilakukan secara digital dan tanpa transaksi tunai. Sistem tersebut diterapkan untuk memastikan transparansi serta mencegah potensi penyalahgunaan.

“Tidak ada pembayaran cash, tidak ada interaksi antar orang. Jadi saya pastikan tak mungkin ada penyelewengan,” tegas Gubernur asal Desa Sembiran tersebut.

Ia menjelaskan dana PWA langsung masuk ke rekening Pemerintah Provinsi Bali melalui Bank BPD Bali sebelum disalurkan ke kas daerah. Dana tersebut sepenuhnya digunakan untuk mendukung pelestarian budaya, perlindungan lingkungan, serta pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata Bali.

Lebih lanjut, Koster menyebut pelaksanaan program PWA juga telah melalui audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan mendapat perhatian dari Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel).

Gubernur Koster Apresiasi Wisatawan Asing Pembayar PWA, Sebut Jadi Fondasi Pariwisata Bali Berkualitas

“Kita juga mendapat dukungan Jamintel. Rekomendasinya agar pungutan ini terus dioptimalkan. Dipastikan tidak ada penyelewengan, hanya saja implementasinya perlu terus diperkuat,” jelasnya.

Untuk meningkatkan efektivitas program, Pemprov Bali kini memperkuat kerja sama dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, maskapai penerbangan internasional, hingga Online Travel Agent (OTA) seperti Trip.com, Traveloka, Agoda, Tiket.com, dan Booking.com.

Selain itu, Pemprov Bali juga menjadwalkan pertemuan dengan perwakilan 34 negara sahabat guna memperluas pemahaman terkait kebijakan PWA.

Di akhir keterangannya, Koster mengajak seluruh pihak bersama-sama mendukung optimalisasi program tersebut sebagai langkah memperkuat kualitas pariwisata Bali di masa depan.

“Walaupun belum optimal, ini adalah terobosan luar biasa. Dari yang sebelumnya tidak ada, kini menjadi sumber PAD baru bagi Bali,” pungkasnya. (hms/ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar