KLUNGKUNG, Lensabali.id - Pemerintah Kabupaten Klungkung terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat melalui penguatan Universal Health Coverage (UHC).
Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Klungkung I Made Satria saat menghadiri Rapat Forum Komunikasi BPJS Kesehatan bersama pemangku kepentingan utama dan Forum Kemitraan Kabupaten Klungkung Tahap I di Ruang Rapat Kantor Bupati Klungkung, Rabu (20/5).
Rapat tersebut membahas strategi penguatan rekrutmen cakupan peserta serta reaktivasi kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) guna mendukung terwujudnya UHC yang berkualitas di Kabupaten Klungkung.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Klungkung, I Gusti Ngurah Catur Wiguna, menyampaikan bahwa hingga 1 Mei 2026 jumlah kepesertaan JKN di Kabupaten Klungkung telah mencapai 226.128 jiwa.
Dari jumlah tersebut, peserta aktif tercatat sebanyak 213.841 jiwa atau setara dengan 94,94 persen dari total kepesertaan yang ada.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan komitmen bersama pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan dalam memperluas perlindungan kesehatan bagi masyarakat.
Meski demikian, Bupati Satria menegaskan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat seluruh pihak cepat berpuas diri.
Ia meminta seluruh instansi terkait untuk terus memperkuat koordinasi dan melakukan validasi data secara berkala agar layanan kesehatan benar-benar tepat sasaran dan berkualitas.
“Sinergi yang baik sangat krusial agar masyarakat Klungkung bisa merasakan manfaat layanan kesehatan UHC yang benar-benar bermutu,” ujar Bupati Satria.
Selain memperkuat validitas data kepesertaan, pemerintah daerah juga mendorong peningkatan kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, mudah, dan optimal.
Melalui penguatan kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Klungkung berharap cakupan UHC yang telah tercapai dapat terus ditingkatkan sekaligus diiringi pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat. (*/ap)

.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar