𝗟𝘂𝗺𝗯𝗮-𝗟𝘂𝗺𝗯𝗮 𝗛𝗶𝗱𝘂𝗻𝗴 𝗕𝗼𝘁𝗼𝗹 𝗜𝗻𝗱𝗼-𝗣𝗮𝘀𝗶𝗳𝗶𝗸 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗠𝗮𝘁𝗶 𝗱𝗶 𝗣𝗮𝗻𝘁𝗮𝗶 𝗬𝗲𝗵𝘀𝘂𝗺𝗯𝘂𝗹 - LENSA BALI

Hot


Minggu, 17 Mei 2026

𝗟𝘂𝗺𝗯𝗮-𝗟𝘂𝗺𝗯𝗮 𝗛𝗶𝗱𝘂𝗻𝗴 𝗕𝗼𝘁𝗼𝗹 𝗜𝗻𝗱𝗼-𝗣𝗮𝘀𝗶𝗳𝗶𝗸 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗠𝗮𝘁𝗶 𝗱𝗶 𝗣𝗮𝗻𝘁𝗮𝗶 𝗬𝗲𝗵𝘀𝘂𝗺𝗯𝘂𝗹

Lumba-Lumba Hidung Botol Indo-Pasifik Ditemukan Mati di Pantai Yehsumbul

JEMBRANA, Lensabali.id – Seekor lumba-lumba hidung botol ditemukan terdampar dalam kondisi mati di Pantai Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali, Minggu (17/5/2026) pagi. Mamalia laut tersebut pertama kali ditemukan warga di bibir pantai saat ombak tengah pasang.

Kapolsek Mendoyo Kompol I Wayan Sartika mengatakan penemuan bangkai lumba-lumba itu bermula ketika seorang warga bernama Muhamad Sidik (41) berjalan di sepanjang pantai sekitar pukul 10.00 Wita.

“Saksi melihat ada satu ekor lumba-lumba yang terdampar di bibir pantai dan sudah dalam keadaan mati,” ujar Sartika saat dikonfirmasi, Minggu (17/5/2026).

Sidik yang berprofesi sebagai buruh harian awalnya tengah menikmati suasana pantai sebelum akhirnya melihat tubuh mamalia laut itu terhempas ombak di tepi pantai.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Sekitar pukul 10.45 Wita, petugas tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan area sekaligus pemeriksaan awal terhadap bangkai lumba-lumba.

Polisi juga berkoordinasi dengan instansi terkait guna melakukan identifikasi terhadap satwa laut tersebut. Dari hasil pemeriksaan, lumba-lumba itu diketahui merupakan jenis lumba-lumba hidung botol Indo-Pasifik.

“Hasil pengukuran menunjukkan lumba-lumba tersebut memiliki panjang mencapai 215 sentimeter (cm) dengan diameter perut sebesar 120 cm. Saat diperiksa, tidak ditemukan adanya luka ataupun tanda-tanda kekerasan pada bagian tubuh luar lumba-lumba,” jelas Sartika.

Petugas memastikan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan ataupun luka mencurigakan pada bagian tubuh luar mamalia laut tersebut.

Untuk mencegah bau menyengat dan menghindari potensi penyebaran penyakit, bangkai lumba-lumba kemudian dievakuasi dan dikubur di sekitar lokasi penemuan.

“Sekitar pukul 12.30 Wita, petugas gabungan mengubur bangkai lumba-lumba tersebut di sekitar lokasi penemuan,” pungkas Sartika. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar