JEMBRANA, Lensabali.id – Peristiwa kebakaran rumah terjadi di Banjar Tengah, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, pada Senin (6/4) siang. Insiden tersebut menghanguskan satu kamar tidur beserta sejumlah barang yang berada di dalamnya.
Rumah yang terbakar diketahui milik Nur Hidayatus Sukriah (30). Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian itu terjadi sekitar pukul 11.00 WITA.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Selamet Pristiono (61) yang kebetulan melintas di depan rumah korban.
Saat itu, ia melihat kepulan asap tebal keluar dari bagian atas rumah yang dalam kondisi kosong karena pemiliknya sedang bekerja.
Menyadari adanya kebakaran, saksi segera meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api agar tidak merambat ke bagian rumah lainnya.
Warga kemudian bergerak cepat melakukan upaya pemadaman secara gotong royong sambil melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Desa Air Kuning.
Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Mako Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Jembrana untuk penanganan lebih lanjut.
Kasat Pol PP Jembrana I Ketut Eko Susila Artha Permana mengatakan bahwa setelah menerima laporan, petugas Damkar langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian.
Namun saat tim tiba di tempat kejadian, api sudah berhasil dipadamkan oleh warga.
“Saat anggota kami tiba di lokasi, api sudah padam. Namun anggota kami melakukan penanganan lanjutan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak ada potensi munculnya titik api baru,” ujarnya.
Dari hasil pendataan sementara, bagian rumah yang terbakar adalah satu kamar tidur yang berisi sejumlah barang, seperti satu unit handphone, kasur, kipas angin, serta lemari plastik.
Petugas menduga kebakaran tersebut dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di dalam kamar.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena rumah sedang dalam keadaan kosong.
“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Sementara untuk kerugian materiil masih dalam pendataan lebih lanjut,” kata Eko Susila.
Dalam penanganan kejadian itu, dua unit mobil pemadam kebakaran sempat dikerahkan ke lokasi.
Meski api sudah padam, kehadiran petugas tetap diperlukan untuk memastikan kondisi benar-benar aman.
Pihak Satpol PP Jembrana juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik.
Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala serta penggunaan perangkat listrik sesuai standar dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar