BANGLI, Lensabali.id – Pemerintah Kabupaten Bangli tengah memproses perubahan status Jalan Raya Penelokan di Kecamatan Kintamani menjadi jalan pariwisata. Kebijakan ini ditujukan untuk memperkuat fungsi kawasan sebagai destinasi wisata unggulan di Bali.
Kepala Dinas Pariwisata Bangli, I Wayan Dirga Yusa, mengungkapkan pihaknya saat ini masih melakukan konsultasi dengan Dinas PUPR Bangli. Hasil pembahasan tersebut ditargetkan rampung pada akhir bulan ini sebelum diajukan ke Pemerintah Provinsi Bali.
"Kami sedang berkonsultasi dengan Dinas PUPR Bangli. Targetnya, hasil konsultasinya selesai akhir bulan ini dan diserahkan ke Pemerintah Provinsi Bali," ujarnya, Jumat (10/4/2026).
Menurut Dirga Yusa, perubahan status tersebut nantinya akan dituangkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Bali. Namun, penyesuaian tidak mencakup seluruh badan jalan, melainkan hanya difokuskan pada area pedestrian.
"Pedestrian di Jalan Raya Penelokan kami mau tetapkan fasilitas pariwisata. Tapi dari sisi proyek, memang sudah ditetapkan," jelasnya.
Ia menambahkan, kawasan yang akan masuk dalam skema tersebut membentang dari gapura di dekat Museum Geopark Batur hingga batas kawasan Pura Ulun Danu Batur, dengan panjang sekitar 2,5 kilometer.
Sementara itu, ruas jalan lain seperti Jalan Raya Kintamani dan Jalan Gunung Batur di wilayah Buleleng tetap berstatus sebagai jalan umum.
Sebelumnya, Jalan Penelokan sempat menjadi sorotan publik setelah muncul keluhan wisatawan terkait pungutan tiket masuk. Wakil Ketua DPRD Bangli, I Nyoman Budiada, menilai hal tersebut terjadi karena status jalan masih sebagai fasilitas umum.
"Karena di dalam peraturan gubernur, belum dicantumkan sebagai jalan pariwisata. Sehingga, masih jalan umum. Karenanya, viral," katanya.
Budiada menyebut DPRD Bangli bersama Dinas Pariwisata telah sepakat mendorong perubahan status tersebut, mengingat Kintamani telah ditetapkan sebagai kawasan destinasi wisata dalam Peraturan Daerah.
Ia juga menekankan pentingnya pengembangan fasilitas pendukung, seperti toilet umum dan penerangan jalan, guna meningkatkan kenyamanan wisatawan di kawasan tersebut. (apn)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar