
BULELENG, Lensabali.id – Wabah demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Buleleng kembali memakan korban jiwa. Seorang anak perempuan berusia empat tahun, Kadek Giara Dwitya Pradyanti, meninggal dunia setelah mengalami komplikasi akibat penyakit tersebut.
Saat itu, keluarga sempat membawa Kadek berobat ke salah satu rumah sakit dan mendapat penanganan medis sebelum akhirnya diizinkan pulang.
Namun kondisi Kadek tidak menunjukkan perbaikan. Pada Sabtu (4/4), keluarga memutuskan melakukan pemeriksaan darah di laboratorium untuk memastikan penyebab penyakitnya.
Keesokan harinya, Kadek kembali dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan menjalani pemeriksaan darah ulang.
“Di situ baru didiagnosis mengarah ke DBD,” ujar Andy saat ditemui di Kelurahan Banyuning, Buleleng, Jumat (10/4/2026).
Kondisi korban terus menurun. Pada Senin (6/4), jumlah trombositnya turun drastis hingga 60 ribu mcL, kemudian kembali merosot menjadi 30 ribu mcL keesokan harinya.
“Siang harinya dinyatakan meninggal dunia,” tambah Andy. (ap)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar