𝗔𝗻𝘁𝘂𝘀𝗶𝗮𝘀𝗺𝗲 𝗨𝗺𝗮𝘁 𝗧𝗶𝗻𝗴𝗴𝗶, 𝗕𝗲𝘀𝗮𝗸𝗶𝗵 𝗗𝗶𝗽𝗮𝗱𝗮𝘁𝗶 𝗛𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮 𝟮𝟴 𝗥𝗶𝗯𝘂 𝗣𝗮𝗺𝗲𝗱𝗲𝗸 𝗦𝗲𝘁𝗶𝗮𝗽 𝗛𝗮𝗿𝗶 - LENSA BALI

Hot


Selasa, 14 April 2026

𝗔𝗻𝘁𝘂𝘀𝗶𝗮𝘀𝗺𝗲 𝗨𝗺𝗮𝘁 𝗧𝗶𝗻𝗴𝗴𝗶, 𝗕𝗲𝘀𝗮𝗸𝗶𝗵 𝗗𝗶𝗽𝗮𝗱𝗮𝘁𝗶 𝗛𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮 𝟮𝟴 𝗥𝗶𝗯𝘂 𝗣𝗮𝗺𝗲𝗱𝗲𝗸 𝗦𝗲𝘁𝗶𝗮𝗽 𝗛𝗮𝗿𝗶

Antusiasme Umat Tinggi, Besakih Dipadati Hingga 28 Ribu Pamedek Setiap Hari

KARANGASEM, Lensabali.id — Memasuki hari ke-11 pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) 2026, intensitas kunjungan umat ke Pura Agung Besakih terus meningkat. Pada Senin (13/4), kawasan suci ini dipadati pemedek yang datang dari berbagai wilayah di Bali hingga luar daerah untuk menghaturkan bhakti.

Kepadatan paling terasa di kawasan Penataran Agung yang menjadi pusat rangkaian persembahyangan. Sepanjang hari, arus pemedek tak pernah surut, bergantian mengikuti setiap sesi persembahyangan yang berlangsung secara teratur.

Salah seorang pecalang di lokasi mengungkapkan bahwa dalam satu sesi, area Penataran Agung mampu menampung sekitar 1.200 pemedek. Dengan durasi persembahyangan berkisar 40 hingga 60 menit, total pemedek yang bersembahyang dalam sehari diperkirakan mencapai 28.000 orang, khususnya di titik utama tersebut.

Di tengah padatnya kunjungan, sejumlah pemedek memilih strategi waktu untuk menghindari antrean panjang. Salah satunya I Gusti Ngurah Semara Putra (38) asal Penatih, Denpasar, yang sengaja datang pada hari kerja.

Antusiasme Umat Tinggi, Besakih Dipadati Hingga 28 Ribu Pamedek Setiap Hari

“Kalau hari libur atau akhir pekan biasanya lebih padat, jadi kami pilih hari biasa,” ujarnya.

Ia juga menilai pengelolaan kawasan pura kini semakin baik, terutama dalam hal kelancaran akses dan pengaturan lalu lintas. “Tadi sama sekali tidak ada macet, cukup lancar,” tambahnya.

Diketahui, puncak Karya IBTK 2026 telah berlangsung pada Purnama Sasih Kadasa, 2 April 2026. Rangkaian upacara ini akan berlangsung selama 21 hari dan ditutup melalui prosesi penyineban pada 23 April 2026.

Selama periode tersebut, ribuan umat terus berdatangan setiap hari. Pengamanan dan pengelolaan kawasan pun diperkuat, mencakup pengaturan lalu lintas, kebersihan lingkungan, hingga penataan pedagang di sekitar area pura. (*/ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar