BADUNG, Lensabali.id – Rekaman video yang memperlihatkan seorang pria memiting turis asing yang diduga mabuk di kawasan Uluwatu, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Bali, ramai beredar di media sosial. Sosok pria yang menahan turis tersebut diketahui bernama Belda, pelatih bela diri yang juga dikenal sebagai jebolan ajang pencarian bakat Indonesia Mencari Bakat (IMB).
Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @belda_brig_sando, Belda menjelaskan bahwa turis tersebut sebelumnya membuat keributan di jalan dan diduga mengganggu sejumlah perempuan.
"Saya langsung lari ke arahnya karena tidak suka dengan apa yang dia lakukan sebelumnya," kata Belda dalam video tersebut.
Ia menceritakan peristiwa itu terjadi di depan tempat hiburan malam Hatch Uluwatu, setelah dirinya menghadiri acara Uluwatu Fight Night pada Senin (30/3) dini hari.
Menurut Belda, pria asing tersebut tampak dalam kondisi mabuk dan membuat onar di jalan. Ia juga diduga melakukan tindakan tidak pantas terhadap beberapa perempuan dengan menyentuh bagian tubuh mereka tanpa izin.
"Mungkin karena dia mabuk dan badannya gede, jadi (orang sekitar) pada diam saja. Saya perhatikan dia tetap bikin ulah. Naluri saya menghampiri untuk kasih tahu jangan begitu, tapi karena mabuk dia malah membalas dengan kata-kata kasar," ujar Belda saat dikonfirmasi, Selasa (31/3/2026).
Belda mengaku tindakannya memiting turis tersebut dilakukan secara terukur karena memiliki pengalaman di bidang bela diri. Ia menegaskan tidak berniat melukai, melainkan hanya menghentikan perilaku yang dinilai meresahkan.
"Saya tahu batasnya seberapa jauh bisa mencekik seseorang karena saya punya pengalaman di bidang ini. Saya tidak ingin menyakitinya, hanya membuatnya terpuruk dan mencoba memberi pelajaran karena dia sudah keterlaluan," tuturnya.
Setelah insiden tersebut, turis yang bersangkutan disebut sempat sadar dan menyampaikan permintaan maaf atas perilakunya di jalan.
Belda pun memilih menerima permintaan maaf tersebut meski pria itu masih terlihat tidak stabil saat meninggalkan lokasi.
"Dia bangun, minta maaf mengakui salah, dan aku maafin. Setelah itu dia pergi pulang tapi masih bicara tidak jelas, ya namanya juga mabuk jadi aku tinggal saja," imbuhnya.
Belda juga mengingatkan para wisatawan yang datang ke Bali agar tetap menjaga sikap serta menghormati masyarakat setempat.
Menurutnya, warga Bali pada dasarnya sangat terbuka terhadap wisatawan selama mereka tidak mengganggu ketertiban umum. (*/apn)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar