KLUNGKUNG, Lensabali.id – Menjelang perayaan dua hari besar keagamaan yang waktunya berdekatan, Pemerintah Kabupaten Klungkung memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan situasi daerah tetap aman dan kondusif.
Bupati Klungkung I Made Satria menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka Operasi Ketupat Agung Tahun 2026 yang digelar di Aula Jalaga Dharma Pandhapa Polres Klungkung, Jumat (6/3).
Rakor tersebut menjadi bagian penting dalam menyatukan langkah antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, serta unsur masyarakat dalam menjaga keamanan menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Sejumlah agenda strategis dibahas dalam pertemuan tersebut, salah satunya pengamanan rangkaian Hari Raya Nyepi mulai dari prosesi Melasti hingga pengarakan ogoh-ogoh yang dilaksanakan di berbagai desa adat di Kabupaten Klungkung.
Selain itu, perhatian juga diberikan pada kesiapan jalur transportasi dan pelabuhan, khususnya Pelabuhan Tribuana dan Pelabuhan Banjar Nyuh di Nusa Penida, yang diperkirakan akan mengalami peningkatan aktivitas menjelang arus mudik dan kunjungan wisatawan saat Lebaran.
Pemantauan stabilitas harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional juga menjadi bagian penting dari pembahasan, guna memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan menjelang hari raya tanpa mengalami lonjakan harga yang signifikan.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya memperkuat komunikasi dan koordinasi antar tokoh agama guna menjaga semangat toleransi serta moderasi beragama di tengah momentum perayaan dua hari besar tersebut.
Bupati Klungkung I Made Satria menegaskan bahwa sinergi semua pihak merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas daerah selama perayaan berlangsung.
“Sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan tokoh masyarakat adalah kunci. Kita ingin memastikan umat Hindu dapat melaksanakan Catur Brata Penyepian dengan khidmat, dan umat Muslim dapat menyambut kemenangan Idulfitri dengan aman dan lancar,” ujarnya.
Dengan koordinasi yang matang serta kerja sama lintas sektor yang solid, diharapkan Kabupaten Klungkung tetap menjadi wilayah yang aman, tertib, dan harmonis, sekaligus menjadi contoh praktik toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat. (*/ap)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar