𝗣𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁 𝗛𝗮𝗿𝗺𝗼𝗻𝗶 𝗡𝘆𝗲𝗽𝗶–𝗜𝗱𝘂𝗹 𝗙𝗶𝘁𝗿𝗶, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗔𝗷𝗮𝗸 𝗨𝗺𝗮𝘁 𝗝𝗮𝗴𝗮 𝗧𝗼𝗹𝗲𝗿𝗮𝗻𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗞𝗼𝗻𝗱𝘂𝘀𝗶𝗳𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗕𝗮𝗹𝗶 - LENSA BALI

Hot


Kamis, 12 Maret 2026

𝗣𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁 𝗛𝗮𝗿𝗺𝗼𝗻𝗶 𝗡𝘆𝗲𝗽𝗶–𝗜𝗱𝘂𝗹 𝗙𝗶𝘁𝗿𝗶, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗔𝗷𝗮𝗸 𝗨𝗺𝗮𝘁 𝗝𝗮𝗴𝗮 𝗧𝗼𝗹𝗲𝗿𝗮𝗻𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗞𝗼𝗻𝗱𝘂𝘀𝗶𝗳𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗕𝗮𝗹𝗶

Perkuat Harmoni Nyepi–Idul Fitri, Gubernur Koster Ajak Umat Jaga Toleransi dan Kondusifitas Bali

DENPASAR, Lensabali.id – Pemerintah Provinsi Bali mengambil langkah antisipatif untuk memastikan perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri tahun ini dapat berlangsung aman, khidmat, dan penuh penghormatan. Kedua hari besar keagamaan tersebut jatuh dalam waktu yang berdekatan sehingga memerlukan koordinasi yang matang.

Upaya tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi lintas majelis agama yang digelar Pemerintah Provinsi Bali bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Pertemuan ini difasilitasi Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali dan dipimpin langsung Gubernur Bali Wayan Koster.

Rapat yang berlangsung di Gedung Kertha Sabha, Jaya Sabha, Denpasar, Rabu (11/3), dihadiri perwakilan berbagai majelis agama serta unsur terkait guna membahas kesiapan pelaksanaan dua hari raya besar tersebut.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Koster menegaskan pentingnya menjaga suasana kondusif agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khidmat tanpa mengganggu ketertiban umum.

“Bagaimana agar pelaksanaan Nyepi dan Idul Fitri berjalan dengan khidmat, nyaman, aman dan kondusif. Semua majelis dan umat bersepakat seperti itu,” ujar Koster.

Ia menambahkan bahwa seluruh pihak yang hadir sepakat untuk terus menjaga sikap saling menghormati serta memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Bali.

“Kesepakatannya supaya semuanya berjalan dengan baik, saling menghormati satu sama lain serta menjaga toleransi, kerukunan dan keharmonisan antarumat,” tegasnya.

Terkait kepastian tanggal Hari Raya Idul Fitri, Koster menyebut pemerintah daerah masih menunggu keputusan resmi pemerintah pusat melalui sidang isbat.

“Keputusan resminya kan nanti melalui sidang isbat. Jadi kita tunggu saja itu, jangan ditanya dulu karena belum ada keputusan,” jelasnya.

Ia juga memastikan seruan bersama terkait pelaksanaan Nyepi dan takbiran yang sebelumnya telah disepakati tetap berlaku dan menjadi pedoman bagi masyarakat.

Perkuat Harmoni Nyepi–Idul Fitri, Gubernur Koster Ajak Umat Jaga Toleransi dan Kondusifitas Bali

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Bali, Abdul Aziz, menilai masyarakat tidak perlu memperdebatkan kemungkinan irisan waktu antara Nyepi dan Idul Fitri.

Menurutnya, situasi tersebut bukan hal baru bagi Bali yang selama ini dikenal memiliki tradisi kuat dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama.

Ia juga mengajak umat Islam untuk bersikap bijak dengan menyesuaikan pelaksanaan ibadah sesuai kondisi lingkungan, termasuk melaksanakan kegiatan keagamaan secara sederhana dan tetap menghormati pelaksanaan Nyepi.

Abdul Aziz meyakini masyarakat Bali memiliki kedewasaan dalam menjaga toleransi sehingga kedua perayaan besar tersebut dapat berlangsung aman, damai, dan tetap mencerminkan semangat kebersamaan. (*/ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar