KLUNGKUNG, Lensabali.id - Seorang nelayan asal Sanur, Denpasar, bernama I Wayan Suta dilaporkan hilang saat melaut di perairan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Korban diduga terjatuh dari jukung saat berada di tengah laut dan hingga kini masih dalam pencarian.
Berdasarkan informasi yang diterima, korban berangkat melaut pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 05.00 Wita. Namun pada sore harinya, sekitar pukul 16.20 Wita, jukung milik Suta ditemukan tanpa awak oleh Kapal Rayfish Fins (Arjuna 2) yang kebetulan melintas di perairan tersebut.
Perahu nelayan itu kemudian ditarik menuju perairan Sanur, Denpasar.
Kapten Kapal KN SAR Arjuna, Arif Yulianto, yang memimpin operasi pencarian menjelaskan bahwa upaya SAR telah dimulai sejak Jumat sore dengan menyisir area di sekitar lokasi jukung ditemukan.
Meski demikian, hingga malam hari korban belum berhasil ditemukan.
Pencarian kemudian dilanjutkan pada Sabtu (7/3/2026) dengan mengerahkan tim SAR gabungan yang berangkat dari Pelabuhan Benoa menuju perairan Nusa Penida.
Selain itu, tim SAR juga berkoordinasi dengan para nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk membantu memantau kemungkinan keberadaan korban.
“Tadi, tim SAR sudah berkoordinasi dengan nelayan setempat apabila melihat tanda-tanda keberadaan korban agar segera melaporkan ke Basarnas,” ujar Arif, Sabtu (7/3/2026).
Pada hari kedua operasi, pencarian difokuskan di sekitar lokasi ditemukannya jukung korban. Tim SAR gabungan melakukan penyisiran sejak pagi untuk memperluas area pencarian.
Kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan cukup mendukung dengan langit cerah dan jarak pandang yang luas, sehingga diharapkan dapat membantu proses pencarian korban.
“Saat ini cuaca cerah dan jarak pandang luas semoga target segera kita temukan,” kata Arif. (*/apn)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar