𝗦𝗲𝗽𝗲𝗱𝗮 𝗠𝗼𝘁𝗼𝗿 𝗧𝗲𝗿𝗽𝗮𝗿𝗸𝗶𝗿 𝗟𝗮𝗺𝗮, 𝗠𝗮𝗵𝗮𝘀𝗶𝘀𝘄𝗮 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗠𝗲𝗻𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮𝗹 𝗱𝗶 𝗗𝗮𝘀𝗮𝗿 𝗝𝗲𝗺𝗯𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗦𝗵𝗼𝗿𝘁𝗰𝘂𝘁 𝟳 𝗚𝗶𝘁𝗴𝗶𝘁 - LENSA BALI

Hot


Jumat, 27 Februari 2026

𝗦𝗲𝗽𝗲𝗱𝗮 𝗠𝗼𝘁𝗼𝗿 𝗧𝗲𝗿𝗽𝗮𝗿𝗸𝗶𝗿 𝗟𝗮𝗺𝗮, 𝗠𝗮𝗵𝗮𝘀𝗶𝘀𝘄𝗮 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗠𝗲𝗻𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮𝗹 𝗱𝗶 𝗗𝗮𝘀𝗮𝗿 𝗝𝗲𝗺𝗯𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗦𝗵𝗼𝗿𝘁𝗰𝘂𝘁 𝟳 𝗚𝗶𝘁𝗴𝗶𝘁

Sepeda Motor Terparkir Lama, Mahasiswa Ditemukan Meninggal di Dasar Jembatan Shortcut 7 Gitgit

BULELENG, Lensabali.id - Seorang mahasiswa berusia 22 tahun ditemukan meninggal dunia di dasar Jembatan Shortcut 7, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Kamis (26/2/2026). Korban diduga mengakhiri hidupnya setelah warga mencurigai sepeda motor yang terparkir berjam-jam di tepi jembatan.

Korban diketahui bernama I Putu Gde PNT (22), warga Kecamatan Buleleng. Penemuan bermula dari kecurigaan seorang warga, Wayan Somarata (54), yang melihat sepeda motor Honda Sonic hitam DK 2069 UBQ terparkir sejak pagi.

“Pada pukul 09.00 Wita, saksi melihat sepeda motor Honda Sonic warna hitam DK 2069 UBQ terparkir di pinggir Jembatan Shortcut 7. Saat itu saksi mengira pemiliknya sedang berfoto di sekitar lokasi, sehingga tidak menaruh curiga,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz.

Namun saat kembali dari kebun sekitar pukul 12.15 Wita, motor tersebut masih berada di lokasi yang sama. Merasa ada yang janggal, saksi mengecek sekitar jembatan, tetapi tidak menemukan siapa pun.

Ia kemudian melapor kepada kepala dusun dan bersama warga melakukan pencarian ke bawah jembatan. Di dasar jurang, warga menemukan korban dalam kondisi tergeletak mengenakan jaket dan celana panjang hitam.

Aparat gabungan dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Polsek Sukasada segera melakukan evakuasi. Proses pengangkatan jenazah berlangsung cukup sulit karena medan yang curam, hingga petugas membuat tenda darurat dari bambu dan karung untuk membantu proses evakuasi.

Tim medis dari Puskesmas Sukasada II bersama Unit Inafis Polres Buleleng melakukan pemeriksaan awal di lokasi. “Hasil pemeriksaan medis sementara menunjukkan korban mengalami patah tulang pada kaki, luka di bagian kepala, serta mengeluarkan darah dari mulut,” jelas Yohana.

Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Kabupaten Buleleng sekitar pukul 15.00 Wita untuk menjalani autopsi. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti guna memastikan penyebab pasti kematian. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar