𝗡𝗮𝗻𝗼 𝗕𝗮𝗻𝗮𝗻𝗮 𝟮 𝗥𝗲𝘀𝗺𝗶 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗿, 𝗚𝗮𝗯𝘂𝗻𝗴𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗰𝗲𝗽𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗙𝗹𝗮𝘀𝗵 𝗱𝗮𝗻 𝗞𝘂𝗮𝗹𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗣𝗿𝗼 - LENSA BALI

Hot


Senin, 02 Maret 2026

𝗡𝗮𝗻𝗼 𝗕𝗮𝗻𝗮𝗻𝗮 𝟮 𝗥𝗲𝘀𝗺𝗶 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗿, 𝗚𝗮𝗯𝘂𝗻𝗴𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗰𝗲𝗽𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗙𝗹𝗮𝘀𝗵 𝗱𝗮𝗻 𝗞𝘂𝗮𝗹𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗣𝗿𝗼

Nano Banana 2 Resmi Hadir, Gabungkan Kecepatan Flash dan Kualitas Pro

Lensabali.id - 
Google resmi merilis model kecerdasan buatan pembuat gambar terbarunya, Nano Banana 2, Jumat (27/2/2026). Model ini langsung menggantikan seluruh versi Nano Banana sebelumnya di berbagai layanan dalam ekosistem Gemini.

Di aplikasi dan situs Google Gemini, Nano Banana 2 kini menjadi model default untuk pembuatan gambar pada mode Fast, Thinking, dan Pro. Artinya, pengguna tak lagi perlu berpindah model untuk mengejar kualitas atau kecepatan.

Secara teknis, Nano Banana 2 merupakan nama internal dari Gemini 3.1 Flash Image, penerus lini 3.0 yang digunakan generasi sebelumnya. Google mengklaim peningkatan signifikan pada pemahaman konteks visual dan akurasi detail gambar.

Model ini disebut mampu menghadirkan kualitas setara Nano Banana Pro, tetapi dengan performa secepat varian Flash non-Pro. Dengan begitu, kompromi antara mutu visual dan waktu pemrosesan kini tidak lagi diperlukan.

Dari sisi kemampuan teknis, Nano Banana 2 dibekali pengetahuan yang lebih luas berkat pelatihan menggunakan large language model Gemini 3.1. Integrasi ini memungkinkan model merender objek dengan presisi lebih tinggi, termasuk untuk kebutuhan infografik.

Google juga mengeklaim persoalan teks yang kerap terlihat buram atau sulit dibaca pada gambar AI kini telah diminimalkan. Akurasi teks dalam gambar disebut setara dengan model Pro, menjadikannya lebih andal untuk materi edukatif, diagram, hingga konten informatif.

Dalam hal kompleksitas visual, Nano Banana 2 mampu mempertahankan konsistensi hingga lima karakter dalam satu proses pembuatan gambar. Bahkan, model ini diklaim bisa merender hingga 14 objek berbeda sekaligus dalam satu alur kerja.

Kemampuan tersebut didukung peningkatan kualitas tekstur serta pencahayaan yang lebih kaya dan vibrant. Google menyasar kebutuhan visual storytelling yang semakin kompleks, terutama untuk konten dengan banyak elemen dalam satu komposisi.

Dari sisi output, Nano Banana 2 memperluas dukungan rasio aspek dan resolusi, mulai dari 512 piksel persegi hingga 4K widescreen. Fleksibilitas ini memungkinkan pengguna menghasilkan gambar untuk berbagai kebutuhan, dari konten digital ringan hingga visual resolusi tinggi.

Dengan pembaruan ini, Google menegaskan ambisinya memperkuat posisi di ranah AI generatif, khususnya pada pengembangan teknologi pembuat gambar berbasis model multimodal. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar