𝗠𝗕𝗚 𝗝𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮𝘂 𝟴𝟮 𝗥𝗶𝗯𝘂 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿, 𝗧𝗮𝗸 𝗛𝗮𝗻𝘆𝗮 𝗦𝗶𝘀𝘄𝗮 𝘁𝗮𝗽𝗶 𝗝𝘂𝗴𝗮 𝗜𝗯𝘂 𝗛𝗮𝗺𝗶𝗹 𝗱𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗹𝗶𝘁𝗮 - LENSA BALI

Hot


Jumat, 06 Februari 2026

𝗠𝗕𝗚 𝗝𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮𝘂 𝟴𝟮 𝗥𝗶𝗯𝘂 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿, 𝗧𝗮𝗸 𝗛𝗮𝗻𝘆𝗮 𝗦𝗶𝘀𝘄𝗮 𝘁𝗮𝗽𝗶 𝗝𝘂𝗴𝗮 𝗜𝗯𝘂 𝗛𝗮𝗺𝗶𝗹 𝗱𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗹𝗶𝘁𝗮

MBG Jangkau 82 Ribu Warga Denpasar, Tak Hanya Siswa tapi Juga Ibu Hamil dan Balita

DENPASAR, Lensabali.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Denpasar telah menjangkau puluhan ribu penerima manfaat. Program ini tidak hanya menyasar peserta didik, tetapi juga guru, tenaga kependidikan, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita melalui sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di seluruh kecamatan.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, AA Gde Wiratama, Kamis (5/2), menyampaikan bahwa pelaksanaan MBG di lingkungan sekolah diarahkan untuk mendukung pemenuhan gizi sekaligus memperkuat kualitas layanan pendidikan.

“Khusus di sekolah, program ini bertujuan mendukung pemenuhan gizi siswa, tenaga pendidik, dan staf sekolah sebagai bagian dari penguatan layanan pendidikan,” ujarnya.

Berdasarkan data Disdikpora Denpasar, total penerima manfaat MBG mencapai 82.267 orang. Kelompok siswa menjadi penerima terbesar dengan jumlah 72.495 orang, mulai dari jenjang TK/PAUD hingga SMA/SMK dan SLB.

Rinciannya, TK/PAUD sebanyak 2.413 siswa, SD 30.014 siswa, SMP 21.199 siswa, SMK 9.776 siswa, SMA 8.833 siswa, serta SLB 260 siswa. Selain itu, sebanyak 3.207 guru dan tenaga pendidik juga tercatat menerima manfaat program tersebut.

Program MBG juga menyasar kelompok rentan, yakni 5.631 balita, 584 ibu menyusui, dan 350 ibu hamil. Dari sisi sebaran wilayah, Kecamatan Denpasar Selatan memiliki 10 titik SPPG dengan total penerima 24.701 orang, disusul Denpasar Timur 20.557 orang, Denpasar Utara 20.026 orang, dan Denpasar Barat 16.887 orang.

Sejumlah unit SPPG masih dalam tahap persiapan dan dijadwalkan beroperasi penuh pada awal 2026. Pemerintah Kota Denpasar berharap program MBG dapat terus berjalan optimal guna meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak usia sekolah dan kelompok rentan. (*/ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar