𝗜𝗻𝘀𝗶𝗱𝗲𝗻 𝗣𝗲𝗺𝗮𝘀𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗪𝗶𝗙𝗶 𝗱𝗶 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿, 𝗧𝗲𝗸𝗻𝗶𝘀𝗶 𝗧𝗲𝗿𝘀𝗲𝗻𝗴𝗮𝘁 𝗟𝗶𝘀𝘁𝗿𝗶𝗸 𝗱𝗮𝗻 𝗔𝗹𝗮𝗺𝗶 𝗟𝘂𝗸𝗮 𝗕𝗮𝗸𝗮𝗿 𝟰𝟬 𝗣𝗲𝗿𝘀𝗲𝗻 - LENSA BALI

Hot


Minggu, 08 Februari 2026

𝗜𝗻𝘀𝗶𝗱𝗲𝗻 𝗣𝗲𝗺𝗮𝘀𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗪𝗶𝗙𝗶 𝗱𝗶 𝗗𝗲𝗻𝗽𝗮𝘀𝗮𝗿, 𝗧𝗲𝗸𝗻𝗶𝘀𝗶 𝗧𝗲𝗿𝘀𝗲𝗻𝗴𝗮𝘁 𝗟𝗶𝘀𝘁𝗿𝗶𝗸 𝗱𝗮𝗻 𝗔𝗹𝗮𝗺𝗶 𝗟𝘂𝗸𝗮 𝗕𝗮𝗸𝗮𝗿 𝟰𝟬 𝗣𝗲𝗿𝘀𝗲𝗻

Insiden Pemasangan WiFi di Denpasar, Teknisi Tersengat Listrik dan Alami Luka Bakar 40 Persen

DENPASAR, Lensabali.id – Kecelakaan kerja menimpa seorang teknisi WiFi asal Jakarta, Tinno Pratama (27), saat melakukan pemasangan kabel internet di Jalan Tukad Pancoran, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan, Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 14.00 Wita. Korban tersengat aliran listrik dan mengalami luka bakar sekitar 40 persen di tubuhnya.

Peristiwa tersebut sempat terekam video dan viral di media sosial. Dalam rekaman terlihat korban bergelantungan di kabel, sementara warga sekitar berupaya memberikan pertolongan secara dramatis.

Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyoga membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan korban telah berhasil dievakuasi dan segera mendapatkan perawatan medis.

“Benar, kejadiannya kemarin. Usai kejadian korban sudah dibawa ke rumah sakit,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Sabtu (7/2/2026).

Insiden bermula ketika Tinno datang bersama rekannya, Dedi Zunianto (28), untuk memasang jaringan WiFi. Korban bertugas memanjat tiang listrik guna menarik kabel, sementara rekannya berada di bawah untuk menyiapkan dan merapikan instalasi.

Tak berselang lama, terdengar suara letupan disertai teriakan korban. Saat diperhatikan, Tinno yang merupakan warga Kampung Rawa, Kecamatan Johar Baru, Jakarta, terlihat tergantung dengan kaki tersangkut pada kabel WiFi.

Melihat kondisi tersebut, Dedi segera meminta bantuan warga sekitar. Warga berupaya menolong dengan mendorong tubuh korban menggunakan tangga serta menyiapkan tumpukan sampah di bawahnya guna mengurangi risiko cedera saat korban terjatuh.

“Korban mengalami luka bakar sekitar 40 persen di tubuhnya sehingga mendapatkan perawatan di RSUP Prof Ngoerah,” jelas AKP Agus.

Setelah berhasil dievakuasi dalam kondisi tidak sadar, korban langsung dibawa warga menggunakan mobil pikap yang melintas menuju RSUP Prof Dr. IGNG Ngoerah Denpasar.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menduga korban tersengat listrik akibat menyentuh kabel milik PLN yang mengalami kebocoran di lokasi kejadian. “Dugaan ada kabel milik PLN yang bocor di lokasi korban bekerja,” pungkas Agus. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar