GIANYAR, Lensabali.id - Sebuah video penganiayaan terhadap sutradara film asal Bangli, Dwitra J Ariana, viral di media sosial. Insiden tersebut terjadi di area parkir Pura Kebo Edan, Kecamatan Tampaksiring, Minggu (15/2/2026) malam, dan menyebabkan pakaian korban robek.
Dwitra menegaskan peristiwa itu tidak dipicu persoalan parkir. “Kejadian tanggal 15 Februari 2026 pukul 20.17 Wita. Bukan dipicu soal parkiran,” ujarnya saat dihubungi, Senin (16/2/2026).
Menurut penuturannya, kejadian bermula saat sebuah mobil hitam bernomor polisi DK 1902 FJ memotong laju kendaraannya di area parkiran. Terkejut, Dwitra mengerem mendadak sambil membunyikan klakson. Ia kemudian berniat menyalip karena menilai cara berkendara mobil tersebut tidak wajar.
“Setelah kondisi kembali aman, saya bersiap menyalip. Saya klakson agak panjang untuk meningkatkan awareness-nya karena cara mengemudinya aneh,” terang Dwitra.
Namun, aksi tersebut memicu emosi pengendara mobil hitam. Keduanya kemudian menepi, dan pengendara tak dikenal itu menghampiri Dwitra yang masih berada di balik kemudi. Tanpa banyak bicara, pria tersebut menarik kerah baju Dwitra hingga robek.
“Bang Jago menghampiri saya yang masih duduk di belakang kemudi. Tidak terduga, serta-merta menarik kerah baju saya hingga robek parah. Sempat hampir terpancing emosi saya, tetapi saya ingat saya sedang bersama dua anak dan istri,” tuturnya.
Dwitra mengaku sempat merekam kejadian tersebut dan mengunggahnya ke media sosial. Ia juga berencana melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian. “Rencana akan kami lapor ke polisi. Kejadiannya di wilayah Polsek Blahbatuh,” pungkasnya. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar