JEMBRANA, Lensabali.id - Siswa magang asal Bali, I Made Brata, ditemukan meninggal dunia saat mengikuti program magang di sebuah hotel di Malaysia. Dua hari sebelum wafat, siswa The International School Gianyar itu sempat melakukan panggilan video dengan keluarganya di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana.
Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Jembrana, Putu Agus Arimbawa, membenarkan bahwa Brata tengah menjalani program magang di Malaysia. “Benar, yang bersangkutan sedang magang di Malaysia,” ujar Arimbawa saat dikonfirmasi, Minggu (25/1/2025).
Menurut Arimbawa, Brata ditemukan tak bernyawa di kamar tempatnya menginap sekitar pukul 00.00 waktu setempat, Sabtu (24/1). Korban pertama kali ditemukan oleh rekan sekamarnya asal Lombok. “Temannya mendapati korban sudah dalam kondisi kaku dan sudah tidak bernapas,” jelasnya.
Pihak sekolah baru menghubungi keluarga korban di Jembrana pada pagi harinya sekitar pukul 07.00 Wita. Berdasarkan informasi awal, Brata diduga meninggal akibat serangan jantung, meski pihak keluarga menyebut korban tidak memiliki riwayat penyakit. “Dua hari sebelum kejadian, korban sempat melakukan panggilan video dengan keluarga dan tidak mengeluhkan kondisi kesehatan apa pun,” imbuh Arimbawa.
Brata diketahui telah menjalani magang selama empat bulan dari total enam bulan kontrak. Ia merupakan anak laki-laki satu-satunya di keluarga. Saat ini, Pemkab Jembrana tengah memfasilitasi proses pemulangan jenazah ke Bali dengan berkoordinasi bersama pihak sekolah. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar