JEMBRANA, Lensabali.id - Seorang sopir truk tewas setelah ban depan kendaraannya meledak saat diperiksa di Rest Area Pekutatan, Jembrana. Peristiwa tersebut terjadi setelah korban mendengar suara aneh dari bagian roda depan kanan truk.
Korban diketahui bernama Sudiman. Saat kejadian, ia mengemudikan truk Hino Lohan bernomor polisi L 8915 UB yang membawa muatan makanan ringan dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Ia bersama rekannya, Samsul Hadi (30).
Sekitar pukul 19.00 Wita, keduanya mendengar suara berulang dari arah roda depan kanan ketika melintas di sekitar Jembatan Pulukan. Korban kemudian menghentikan kendaraan di area parkir Rest Area Pekutatan untuk memeriksa sumber suara tersebut.
"Benar adanya peristiwa tersebut. Setelah mendengar ada suara aneh, korban menghentikan truk di parkiran Rest Area Pekutatan untuk memeriksa sumber suara tersebut," ungkap Kapolsek Pekutatan Kompol Benyamin Nikijuluw, Senin (21/9/2026).
Setibanya di lokasi, Samsul lebih dulu turun dan memeriksa bagian bawah kabin di sekitar ban depan kanan. Karena tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan, ia kemudian kembali berdiri.
Sudiman selanjutnya ikut memeriksa bagian roda dengan merangkak ke bawah kabin. Namun, saat pemeriksaan berlangsung, ban depan truk tiba-tiba meledak dengan suara keras.
"Samsul yang terkejut langsung memeriksa kondisi Sudiman. Korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan luka parah di bagian kepala hingga mengeluarkan darah," papar Nikijuluw.
Samsul kemudian meminta bantuan kepada tukang press ban di sekitar rest area untuk memanggil ambulans. Ia juga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pekutatan sekitar pukul 19.15 Wita.
"Anggota yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan melakukan olah TKP. Namun, akibat peristiwa itu korban dinyatakan meninggal," tandas Nikijuluw. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar