KARANGASEM, Lensabali.id - Seekor ular piton sepanjang sekitar dua meter dievakuasi petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Karangasem setelah masuk ke kandang ternak milik warga. Ular tersebut diketahui telah memangsa seekor ayam sebelum akhirnya ditangkap petugas.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkartan Karangasem, I Made Santika, mengatakan keberadaan ular diketahui setelah pemilik kandang melihat hewan melata tersebut masuk ke area ternak. Karena khawatir membahayakan ternak lainnya, warga kemudian meminta bantuan petugas.
"Saat kami tiba di lokasi, kami langsung menangkap ular tersebut tanpa perlawanan," kata Suartika, Jumat (11/9/2026).
Proses evakuasi berlangsung mudah lantaran ular dalam kondisi kekenyangan setelah memangsa ayam. Petugas kemudian membawa piton tersebut ke Pos Damkar untuk penanganan lebih lanjut.
"Ular tersebut dengan mudah ditangkap karena sedang kekenyangan setelah memangsa satu ekor ayam," jelasnya.
Damkartan Karangasem menyebut laporan ular masuk ke rumah maupun kandang ternak cukup sering diterima dalam beberapa pekan terakhir. Sebagian ular yang dievakuasi bahkan ditemukan setelah memangsa hewan peliharaan atau ternak milik warga.
"Sejak Januari lalu sampai sekarang sudah ada sekitar 46 kali kami melakukan evakuasi ular masuk ke pekarangan rumah warga," ujar Suartika.
Setelah dievakuasi, ular tersebut akan ditangani lebih lanjut untuk menentukan langkah berikutnya, termasuk kemungkinan dilepasliarkan kembali ke habitat yang sesuai.
Petugas menduga kondisi cuaca panas belakangan ini turut membuat ular keluar dari sarangnya. Ular diduga mencari lokasi yang lebih sejuk atau lembap sekaligus mencari mangsa untuk bertahan hidup.
Damkartan mengimbau warga yang tinggal di sekitar rawa, semak-semak, atau wilayah yang berpotensi menjadi habitat ular agar meningkatkan kewaspadaan. Kandang ternak dan area sekitar rumah juga disarankan rutin diperiksa untuk mencegah ular bersarang.
Selain menangani evakuasi ular, Damkartan Karangasem juga kerap menerima laporan terkait sarang tawon yang mengganggu aktivitas warga serta berbagai penyelamatan lainnya. Di sisi lain, petugas tetap menjalankan tugas utama penanganan kebakaran, termasuk kebakaran lahan yang belakangan cukup sering terjadi. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar