DENPASAR, Lensabali.id - Seorang pria terekam kamera pengawas saat mencuri kabel penangkal petir di sebuah kos-kosan di Denpasar. Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat beraksi seorang diri dengan mengenakan hoodie hitam dan topi. Wajahnya tampak cukup jelas karena tidak menggunakan masker.
Pemilik kos, Rico, awalnya merasa curiga setelah melihat posisi kamera pengawas miliknya berubah. Ia kemudian mengecek rekaman CCTV dan mendapati seorang pria asing masuk ke area kos sambil membawa kabel.
"Gara-gara iseng cek CCTV, kok tiba-tiba CCTV saya miring. Buru-buru dicek, ternyata ada orang bawa kabel," terang Rico.
Rico selanjutnya memeriksa kondisi bangunan dan mendapati kabel penangkal petir berbahan tembaga sepanjang sekitar 15 meter telah hilang. Kabel tersebut sebelumnya terpasang dari lantai satu hingga lantai empat.
"Kos saya lantai empat, dari lantai dua (kabelnya) dipotong, terus dia bobol lantai empat buat motong yang di bagian atas," jelas Rico.
Menurut Rico, sehari sebelum kejadian, salah seorang penghuni kos sempat melihat pria asing yang mondar-mandir di sekitar lingkungan kos. Hal itu semakin menguatkan dugaan adanya orang yang mengamati kondisi lokasi sebelum beraksi.
Rico mengatakan modus seperti ini cukup sulit dikenali karena pelaku dapat menyamar sebagai calon penghuni kos. Ketika ditanya, orang mencurigakan biasanya beralasan sedang mencari kamar untuk disewa.
"Orang seperti ini kalau ditanya biasanya jawab mau lihat-lihat kos, susah membedakan pencuri atau bukan," keluh Rico.
Akibat pencurian tersebut, Rico mengalami kerugian hampir Rp1 juta. Beruntung, tidak ada barang lain milik penghuni kos yang dilaporkan ikut hilang.
Meski telah memiliki rekaman CCTV sebagai bukti, Rico belum berencana melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Ia mengimbau pemilik dan penghuni kos, khususnya di Denpasar, agar lebih waspada terhadap orang asing yang berada di sekitar lingkungan tempat tinggal. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar