Lensabali.id - Kehadiran iPhone Duo sebagai ponsel lipat pertama Apple ternyata ikut berdampak pada penjualan Samsung Galaxy Z Fold 8 di Korea Selatan. Alih-alih tertekan oleh pesaing baru, penjualan ponsel lipat Samsung justru dilaporkan mengalami peningkatan.
Menurut laporan media The Chosun yang mengutip sumber dari industri telekomunikasi Korea Selatan, penjualan Galaxy Z Fold 8 naik sekitar 10 persen dibandingkan pekan sebelumnya. Kenaikan tersebut terjadi setelah Apple memperkenalkan iPhone Duo pada 9 September 2026.
Fenomena ini disebut berkaitan dengan konsumen yang sebelumnya sengaja menunda pembelian Galaxy Z Fold 8. Mereka memilih menunggu untuk melihat terlebih dahulu seperti apa ponsel lipat perdana Apple.
Setelah iPhone Duo resmi diperkenalkan, sebagian konsumen akhirnya memutuskan membeli Galaxy Z Fold 8. Salah satu pertimbangannya adalah perbedaan harga yang cukup jauh.
Di Korea Selatan, iPhone Duo varian 256 GB dibanderol 3,29 juta won atau sekitar Rp42,1 juta. Sementara Galaxy Z Fold 8 dengan kapasitas yang sama dijual 2,28 juta won, setara sekitar Rp29 juta. Dengan demikian, harga iPhone Duo sekitar 44 persen lebih mahal.
Faktor lainnya adalah waktu ketersediaan. Konsumen yang ingin membeli iPhone Duo masih harus menunggu hingga 23 Oktober 2026, saat ponsel tersebut dijadwalkan mulai dipasarkan.
Dari sisi dimensi dan bobot, Galaxy Z Fold 8 juga memiliki keunggulan di atas kertas. Dalam kondisi terlipat, perangkat Samsung tersebut memiliki ketebalan 9,7 mm dengan bobot 201 gram. Sementara iPhone Duo memiliki ketebalan 11,3 mm dan bobot 254 gram.
Pasar Ponsel Lipat Semakin Ramai
Di luar dampaknya terhadap Galaxy Z Fold 8, kehadiran iPhone Duo diperkirakan turut memperbesar perhatian terhadap pasar ponsel lipat secara global. Saat ini, perangkat foldable masih menyumbang sekitar 2 persen dari keseluruhan pasar smartphone.
Lembaga riset Counterpoint memproyeksikan pasar ponsel lipat global tumbuh 24 persen pada 2026 dan kembali meningkat 37 persen pada 2027. Pengiriman kumulatif perangkat lipat juga diperkirakan menembus 100 juta unit pada 2026.
Apple sendiri diproyeksikan dapat mengirim hingga 6 juta unit iPhone Duo pada tahun pertama kehadirannya. Jumlah tersebut diperkirakan dapat membawa Apple menguasai sekitar 25 persen pasar ponsel lipat dan menempati posisi kedua.
Sementara itu, Samsung diperkirakan masih menjadi pemimpin pasar dengan pangsa sekitar 38 persen. Data tersebut dihimpun KompasTekno dari laporan The Chosun. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar