𝗥𝘂𝗺𝗮𝗵 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗱𝗶 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗸𝗮𝗿, 𝗗𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗗𝗶𝗽𝗶𝗰𝘂 𝗢𝗗𝗚𝗝 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗲𝗿𝗼𝗸𝗼𝗸 - LENSA BALI

Hot


Selasa, 01 September 2026

𝗥𝘂𝗺𝗮𝗵 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗱𝗶 𝗞𝗹𝘂𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗸𝗮𝗿, 𝗗𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗗𝗶𝗽𝗶𝗰𝘂 𝗢𝗗𝗚𝗝 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗲𝗿𝗼𝗸𝗼𝗸


Rumah Warga di Klungkung Terbakar, Diduga Dipicu ODGJ yang Merokok


KLUNGKUNG, Lensabali.id – Sebuah rumah warga di Desa Negari, Klungkung, terbakar pada Minggu (30/8/2026) sore. Kebakaran diduga dipicu aktivitas merokok salah seorang penghuni yang merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Kasi Damkarmat Satpol PP dan Damkar Klungkung, I Gde Erwan Supriantana, membenarkan kejadian tersebut. Petugas langsung dikerahkan setelah pihaknya menerima laporan dari Perbekel Negari.

"Laporan kami terima pukul 16.30 Wita dari Perbekel Negari. Tim armada langsung bergerak dan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 16.55 Wita untuk melakukan penanganan," kata Gde Erwan kepada detikBali.

Berdasarkan informasi yang diperoleh petugas, rumah tersebut ditempati oleh seorang lansia bersama anggota keluarganya yang merupakan ODGJ. Pada pagi hari sebelum kejadian, penghuni tersebut diketahui sempat meminta dibelikan rokok.

Sekitar pukul 16.15 Wita, penghuni ODGJ itu terlihat duduk di depan kamar. Tidak lama berselang, ia tiba-tiba berlari keluar rumah setelah melihat api yang telah membesar dari dalam bangunan bale daje.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut sempat berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api dengan cepat membesar sehingga pemilik rumah, I Gusti Ngurah Arta (40), bersama pihak desa kemudian meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.

Damkar Klungkung mengerahkan Regu 1 Siaga dengan tiga unit armada untuk menangani kebakaran. Armada yang diterjunkan terdiri atas unit gajah besar berkapasitas 6.000 liter, unit tenos berkapasitas 4.000 liter, serta mobil komando.

Petugas berhasil mengendalikan kobaran api dan melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

"Api berhasil dipadamkan dan proses pendinginan selesai pada pukul 17.55 Wita. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, sedangkan untuk nilai kerugian material masih dalam pendataan," pungkas Erwan. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar