BADUNG, Lensabali.id - Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus penembakan yang terjadi di sebuah bar kawasan Canggu, Badung. Pelaku berinisial HSH diketahui positif mengonsumsi beberapa jenis narkotika berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan setelah penangkapannya.
Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan pelaku positif mengandung zat THC, MDMA, dan amfetamin. Meski demikian, kondisi kesehatan pelaku dinyatakan baik sehingga dapat menjalani proses penahanan.
"Tersangka juga sudah kami lakukan tes urine dengan hasil positif THC, MDMA, dan Amfetamin. Tersangka juga sudah kami lakukan pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan sehat untuk penahanan," kata Joseph saat konferensi pers di Mapolres Badung, Senin (20/7/2026).
Insiden penembakan tersebut mengakibatkan dua orang terluka, yakni seorang petugas keamanan bar berinisial IMYM (32) dan seorang wisatawan asal Maroko berinisial EA (25). Keduanya terkena tembakan setelah pelaku terlibat keributan di dalam tempat hiburan malam tersebut.
Menurut Joseph, HSH saat itu berada dalam kondisi mabuk dan emosional. Ketika petugas keamanan berusaha melerai pertikaian yang terjadi, pelaku justru melepaskan tembakan yang mengenai kedua korban.
"Tersangka dalam keadaan mabuk berada di lokasi, terlibat keributan dengan pengunjung lain, lalu saat dilerai tersangka melakukan penembakan sebanyak satu kali dan mengenai kedua korban. Motifnya tersangka dalam keadaan emosi dan dalam pengaruh alkohol," ujarnya.
Usai melakukan penembakan, pelaku langsung meninggalkan Bali menuju Jakarta pada hari yang sama. Sebelum berupaya melarikan diri ke luar negeri, HSH sempat menyembunyikan senjata api jenis Glock yang digunakan dalam aksi tersebut di kediamannya di Jakarta.
Kasat Reskrim Polres Badung AKP Azarul Ahmad menjelaskan pelaku berangkat dari Bali menuju Jakarta pada Jumat siang. Senjata yang digunakan dalam penembakan turut dibawa dan disimpan di rumahnya.
"Hari Jumat sekira pukul 14.00 Wita yang bersangkutan ini berangkat dari Bali menuju Jakarta. Senjata yang digunakan itu dibawa dari Bali menuju Jakarta dan ditaruh di kediamannya di Jakarta," jelas Azarul.
Pelarian HSH akhirnya berhasil dihentikan di Bandara Soekarno-Hatta. Polisi menangkapnya saat bersiap meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur, Malaysia.
"Malam harinya pada saat kami amankan, yang bersangkutan sudah persiapan akan berangkat dari Jakarta menuju Kuala Lumpur melalui Bandara Soekarno-Hatta," pungkas Azarul.
Diketahui, insiden penembakan di Bar The Shady Pig terjadi pada Jumat (17/7) dini hari. Saat keributan berlangsung, seorang sekuriti berupaya melerai pertikaian antara pelaku dan seorang wisatawan asing. Namun satu tembakan yang dilepaskan pelaku menembus paha petugas keamanan sebelum bersarang di paha wisatawan asal Maroko tersebut. Kedua korban kini telah mendapatkan perawatan medis dan kondisi mereka terus dipantau. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar