BULELENG, Lensabali.id – Kecelakaan lalu lintas maut melibatkan dua sepeda motor terjadi di wilayah Buleleng pada Jumat (22/05/2026) sekitar pukul 18.20 Wita. Insiden tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka berat.
Peristiwa nahas itu melibatkan sepeda motor Honda Scoopy DK 5175 UBO dan Suzuki Satria DK 4287 UC. Laporan kecelakaan diterima pihak kepolisian sekitar pukul 18.30 Wita.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Honda Scoopy dikendarai Gede Siwananda (28), warga Desa Sangsit, Kecamatan Sawan. Saat kejadian, ia membonceng Wayan Yuni Sumantri (26), warga Desa Subuk, Kecamatan Busungbiu.
Sementara itu, Suzuki Satria dikendarai oleh Gede Agus Ferdy Suryawan (26), warga Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan.
Kasi Humas Polres Buleleng Yohana Rosalin Diaz menjelaskan kecelakaan bermula saat Honda Scoopy melaju dari arah barat menuju timur. Namun, pengendara diduga kehilangan konsentrasi hingga mengambil jalur terlalu ke kanan.
“Saat melintas di lokasi kejadian, pengendara diduga kurang konsentrasi sehingga mengambil haluan terlalu ke kanan hingga memasuki jalur lawan,” ungkap Yohana, Sabtu (23/05/2026).
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor Suzuki Satria sehingga tabrakan keras tidak dapat dihindari.
Akibat benturan tersebut, pembonceng Honda Scoopy, Wayan Yuni Sumantri, mengalami luka serius dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis di RSUD Giri Emas.
Sementara pengendara Honda Scoopy mengalami luka robek di kepala, memar pada kedua mata, kuku jari kiri terlepas, serta luka lecet dan bengkak di lutut. Ia sempat dirawat di RSUD Giri Emas sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Buleleng.
Sedangkan pengendara Suzuki Satria mengalami cedera kepala berat, patah pergelangan tangan kanan, serta pembengkakan di bagian wajah dan kini masih menjalani perawatan intensif di RS Kertha Usada. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar