DENPASAR, Lensabali.id – Seorang pelajar di Denpasar meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas dengan truk Fuso yang tengah berputar arah di median jalan, Kamis (28/05/2026) dini hari.
Korban ditemukan dalam kondisi telungkup dengan pendarahan pada kedua telinga. Remaja yang belum genap berusia 18 tahun itu juga mengalami fraktur frontalis atau patah tulang tengkorak serta patah tulang lengan atas kanan.
“Informasi yang kita peroleh dari Namru Bali, sebelum akhirnya kami tangani karena korban meninggal,” ujar Operator Pusdalops BPBD Kota Denpasar, Putu Darma Putra, Kamis (28/05/2026).
Ia menjelaskan, Nanggala Medical Response Unit 402 menerima laporan kecelakaan di depan salah satu supermarket sekitar pukul 02.30 Wita.
Saat tim medis tiba di lokasi, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
“Setelah diperiksa, saturasi oksigen tidak terbaca dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi,” imbuhnya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar menuju rumah sakit.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar, I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan kecelakaan bermula saat korban mengendarai sepeda motor Kawasaki ZX25 bernomor polisi DK 5529 GBL dari arah barat menuju timur.
Pada saat bersamaan, sebuah truk Fuso bernomor polisi DR 8159 AA yang dikemudikan RC (44), warga Banyuwangi, Jawa Timur, sedang berputar arah di median jalan dari arah timur menuju barat.
“Korban meninggal usai terlibat laka lantas dengan truk Fuso yang hendak berputar arah di median jalan,” jelasnya.
“Truk yang berputar arah dari arah sebaliknya, dari timur ke barat hingga terjadi laka lantas,” imbuhnya. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar