BADUNG, Lensabali.id – Saluran drainase di Jalan Beringin, Banjar Tuka, Desa Dalung, Kuta Utara, Badung, mengalami kerusakan hingga menyebabkan tembok pagar rumah warga jebol pada Sabtu (09/05/2026). Luapan air got bahkan masuk ke area dapur rumah milik warga setempat.
Pemilik rumah, Arnoldus I Nyoman Adi Suryanata, mengaku terkejut saat mengetahui pagar rumahnya roboh akibat tekanan air dari saluran drainase yang ambles.
“Got jebol sekitar jam 8 pagi. Kaget karena tiba-tiba tembok pagar rumah jebol ada air,” ujar Arnoldus saat ditemui di lokasi.
Ia menjelaskan posisi rumah berada di lahan yang lebih rendah sekitar satu hingga dua meter dari permukaan drainase di pinggir jalan. Kondisi itu membuat air dengan cepat mengalir masuk ke bagian dapur rumah.
Menurut Arnoldus, luapan air sementara dialihkan ke sungai kecil di belakang rumah agar genangan tidak semakin tinggi. Ia juga meluruskan anggapan bahwa bangunannya bertingkat.
“Itu memang tembok dapur saya yang jebol. Kalau dilihat dari video memang dikira saya punya rumah bertingkat, padahal posisi tanahnya menurun,” katanya.
Arnoldus menduga kerusakan dipicu lapisan beton drainase yang terlalu tipis sehingga air merembes dan mengikis tanah di bawah fondasi pagar rumahnya. Meski cuaca tidak hujan, debit air di saluran tersebut tetap besar karena digunakan mengairi sawah di sekitar lokasi.
“Saya cek, itu memang ada lapisan beton yang tipis, itu rembes tembus gerus tanah. Fondasi tembok pagar saya yang kena, ketika ambles, ya jebol drainasenya,” jelasnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan tembok rumah sepanjang sekitar lima meter roboh dengan sisa fondasi yang tampak miring. Arnoldus mengaku belum mampu melakukan perbaikan secara mandiri karena membutuhkan fondasi kuat di area tanah miring.
“Karena posisinya lebih rendah dari got, harus fondasi yang paten. Kemudian untuk perbaikan drainase nggak mungkin saya yang perbaiki karena fasilitas umum,” ungkapnya.
Kerusakan tersebut telah dilaporkan ke pemerintah desa dan BPBD Badung. Warga berharap Dinas PUPR Badung segera melakukan penanganan agar tidak terjadi banjir susulan ketika hujan turun.
“Saya khawatir jika hujan. Karena drainase ini aktif dan air sudah pasti mengalir,” pungkas Arnoldus. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar