𝗡𝗲𝗻𝗲𝗸 𝗢𝗱𝗮𝗵 𝗣𝗲𝗻𝗰𝗶𝗽𝘁𝗮 𝗡𝗮𝘀𝗶 𝗝𝗶𝗻𝗴𝗴𝗼 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗧𝘂𝘁𝘂𝗽 𝗨𝘀𝗶𝗮, 𝗨𝗰𝗮𝗽𝗮𝗻 𝗗𝘂𝗸𝗮 𝗠𝗲𝗻𝗴𝗮𝗹𝗶𝗿 𝗱𝗶 𝗠𝗲𝗱𝗶𝗮 𝗦𝗼𝘀𝗶𝗮𝗹 - LENSA BALI

Hot


Minggu, 10 Mei 2026

𝗡𝗲𝗻𝗲𝗸 𝗢𝗱𝗮𝗵 𝗣𝗲𝗻𝗰𝗶𝗽𝘁𝗮 𝗡𝗮𝘀𝗶 𝗝𝗶𝗻𝗴𝗴𝗼 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗧𝘂𝘁𝘂𝗽 𝗨𝘀𝗶𝗮, 𝗨𝗰𝗮𝗽𝗮𝗻 𝗗𝘂𝗸𝗮 𝗠𝗲𝗻𝗴𝗮𝗹𝗶𝗿 𝗱𝗶 𝗠𝗲𝗱𝗶𝗮 𝗦𝗼𝘀𝗶𝗮𝗹

Nenek Odah Pencipta Nasi Jinggo Bali Tutup Usia, Ucapan Duka Mengalir di Media Sosial

DENPASAR, Lensabali.id – Kabar duka datang dari dunia kuliner Bali. Ni Ketut Ngasti atau yang dikenal luas sebagai Nenek Odah, sosok pencipta nasi jinggo khas Bali, meninggal dunia pada Sabtu (09/05/2026).

Kepergian Nenek Odah menyisakan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, hingga para pecinta kuliner Bali. Sosoknya dikenal sebagai perintis nasi jinggo yang kini menjadi salah satu kuliner khas paling populer di Pulau Dewata.

Kabar berpulangnya Nenek Odah disampaikan langsung oleh putranya, chef ternama Henry Alexie Bloem, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @henryalexiebloem.

Dalam unggahan tersebut, Henry membagikan sejumlah foto kenangan bersama sang ibunda sejak dirinya masih kecil hingga menjadi chef profesional. Ia juga menuliskan pesan emosional untuk ibunya.

“Selamat jalan meme, berbahagia lah di sana. Karyamu akan selalu dicari dan dikenang. Men Djenggo, pencipta nasi jinggo,” tulis Henry, dikutip Minggu (10/05/2026).

Nama nasi jinggo sendiri diketahui terinspirasi dari panggilan Henry semasa kecil yang akrab disapa Jenggo. Dari nama itulah kuliner sederhana yang dibungkus daun pisang tersebut kemudian dikenal luas oleh masyarakat Bali hingga wisatawan.

Unggahan duka tersebut dipenuhi ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan, termasuk rekan sesama chef dan tokoh publik nasional.

“Turut berduka yang sedalamnya atas berpulangnya Ibunda tercinta,” tulis Ni Luh Djelantik dalam kolom komentar.

Ucapan serupa juga datang dari Chef Juna. “My Deepest Condolences Brother. May she Rest In Peace,” tulisnya.

Saat dikonfirmasi, Henry mengaku masih fokus mempersiapkan upacara ngaben sang ibu yang direncanakan berlangsung pada 12/05/2026.

“Nanti ada waktu luang saya jawab ya, ini masih sibuk untuk persiapan upacara ngaben ibu saya,” tulis Henry. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar