𝗥𝗲𝘀𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗪𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮𝘄𝗮𝗻, 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗸𝘂 𝗣𝗲𝗻𝗰𝘂𝗿𝗶𝗮𝗻 𝗛𝗲𝗹𝗺 𝗱𝗶 𝗦𝗮𝗻𝘂𝗿 𝗗𝗶𝘁𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮𝗽 𝗣𝗼𝗹𝗶𝘀𝗶 - LENSA BALI

Hot


Senin, 13 April 2026

𝗥𝗲𝘀𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗪𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮𝘄𝗮𝗻, 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗸𝘂 𝗣𝗲𝗻𝗰𝘂𝗿𝗶𝗮𝗻 𝗛𝗲𝗹𝗺 𝗱𝗶 𝗦𝗮𝗻𝘂𝗿 𝗗𝗶𝘁𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮𝗽 𝗣𝗼𝗹𝗶𝘀𝗶

Resahkan Wisatawan, Pelaku Pencurian Helm di Sanur Ditangkap Polisi

DENPASAR, Lensabali.id – Aksi pencurian helm yang meresahkan pengunjung kawasan Pantai Bangsal, Sanur, Denpasar Selatan, akhirnya terungkap. Seorang pria bernama Putu Sardika (56) diamankan aparat kepolisian setelah diketahui berulang kali melakukan pencurian dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Azel Arisandi mengungkapkan, pelaku kerap menyasar helm milik pengunjung yang ditinggalkan di atas spion sepeda motor di area parkir pantai. “Dari pengakuannya, dalam satu bulan sekitar 10 kali melakukan,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Penangkapan Sardika dilakukan pada Sabtu (11/4/2026) setelah polisi bersama petugas keamanan pantai melakukan pemantauan intensif di lokasi rawan. Langkah ini diambil menyusul maraknya laporan kehilangan helm dari pengunjung.

“Berawal dari laporan pencurian helm yang sering terjadi di kawasan parkiran Pantai Bangsal Sanur, anggota opsnal bersama petugas keamanan pantai melakukan monitoring terhadap pelaku yang mengincar helm para pengunjung,” jelas Azel.

Saat diamankan, pelaku kedapatan membawa dua helm yang disembunyikan dalam kantong plastik hitam. Dalam pemeriksaan, ia mengakui helm tersebut merupakan hasil curian dari kendaraan pengunjung.

Polisi kemudian mengamankan barang bukti berupa helm Vespa warna putih dan helm Yamaha Filano putih metalik. Salah satu kasus yang terungkap berasal dari laporan korban Kadek Ade Irwandi Putra yang kehilangan helm senilai Rp 450 ribu.

Korban diketahui memarkir sepeda motornya sekitar pukul 08.00 Wita dan meninggalkan helm di spion. Namun, saat kembali sekitar pukul 09.30 Wita, helm tersebut sudah raib.

Dari hasil interogasi, Sardika mengaku beraksi seorang diri. Helm hasil curian itu dijual di Pasar Kreneng dengan harga jauh di bawah pasaran, yakni sekitar Rp 50 ribu per buah.

“Sejauh ini pelaku melakukan aksinya sendirian. Kami masih mengembangkan untuk memastikan ada atau tidaknya pelaku lainnya,” tegas Azel.

Polisi kini terus mendalami kemungkinan adanya jaringan lain di balik kasus pencurian helm yang sempat meresahkan kawasan wisata Sanur tersebut. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar