Lensabali.id - Meta mulai menguji layanan langganan baru di Instagram yang disebut Instagram Plus. Fitur premium ini memungkinkan pengguna menikmati sejumlah fasilitas tambahan, termasuk kemampuan untuk melihat Instagram Stories secara diam-diam tanpa diketahui oleh pemilik akun.
Uji coba layanan tersebut saat ini dilaporkan berlangsung di tiga negara, yakni Filipina, Jepang, dan Meksiko.
Sebagian pengguna di wilayah tersebut disebut sudah menemukan opsi untuk berlangganan Instagram Plus dengan biaya berkisar 1,07 dolar AS hingga 2,20 dolar AS per bulan, atau sekitar Rp18 ribu hingga Rp37 ribu.
Layanan baru ini berfokus pada fitur Instagram Stories, yaitu konten sementara yang otomatis menghilang dalam waktu 24 jam setelah diunggah.
Melalui layanan berbayar ini, Meta tampaknya ingin meningkatkan pengalaman pengguna, seiring meningkatnya popularitas Stories dibandingkan unggahan di feed.
Salah satu fitur utama yang ditawarkan Instagram Plus adalah kemampuan untuk melihat Stories tanpa tercatat dalam daftar penonton.
Selain itu, pengguna yang berlangganan juga dapat mengetahui berapa kali Stories mereka ditonton ulang, sekaligus memeriksa daftar penonton untuk memastikan apakah seseorang tertentu telah melihat unggahan tersebut.
Tak hanya itu, pelanggan Instagram Plus juga memperoleh fasilitas tambahan berupa perpanjangan durasi Stories hingga 48 jam.
Pengguna juga dapat memberikan “Superlike” pada Stories serta meningkatkan visibilitas satu unggahan setiap minggu melalui fitur Spotlight.
Instagram Plus juga menghadirkan opsi untuk membuat beberapa daftar audiens khusus, yang merupakan pengembangan dari fitur Close Friends yang sudah lebih dulu tersedia.
Sebelumnya, Meta memang telah mengonfirmasi rencana untuk menguji layanan langganan premium di sejumlah platform mereka, termasuk Instagram, Facebook, dan WhatsApp.
Sejak 2023, perusahaan tersebut juga telah menghadirkan layanan berbayar Meta Verified, yaitu program langganan centang biru untuk akun Instagram dan Facebook.
Meski demikian, keberadaan Instagram Plus masih dalam tahap uji coba dan belum dipastikan akan dirilis secara luas.
Meta disebut masih melakukan evaluasi terhadap berbagai fitur yang ada sebelum memutuskan peluncuran resmi kepada publik. (*/ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar