𝗗𝗶𝘀𝗻𝗮𝗸𝗲𝗿 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗜𝗻𝘁𝗲𝗻𝘀𝗶𝗳 𝗣𝗮𝗻𝘁𝗮𝘂 𝗣𝗠𝗜 𝗱𝗶 𝗧𝗶𝗺𝘂𝗿 𝗧𝗲𝗻𝗴𝗮𝗵 - LENSA BALI

Hot


Rabu, 04 Maret 2026

𝗗𝗶𝘀𝗻𝗮𝗸𝗲𝗿 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗜𝗻𝘁𝗲𝗻𝘀𝗶𝗳 𝗣𝗮𝗻𝘁𝗮𝘂 𝗣𝗠𝗜 𝗱𝗶 𝗧𝗶𝗺𝘂𝗿 𝗧𝗲𝗻𝗴𝗮𝗵

Disnaker Bali Intensif Pantau PMI di Timur Tengah

DENPASAR, Lensabali.id – Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Bali terus memantau dan memperbarui informasi terkait keberadaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali yang bekerja di kawasan Timur Tengah.

Kepala Disnaker ESDM Bali, Ida Bagus Setiawan, mengatakan hingga kini belum ada laporan PMI Bali yang terdampak langsung, namun pihaknya tetap dalam posisi siaga. “Saat ini kami terus mencari informasi, tapi sejauh ini belum ada laporan dan kami siaga, karena kita harus mengikuti dinamika yang terjadi,” ujarnya di Denpasar, Selasa.

Langkah ini dilakukan sebagai respons atas eskalasi ketegangan di kawasan tersebut yang berdampak luas ke sejumlah negara Timur Tengah. Pemerintah daerah pun mulai menginventarisasi data warga Bali yang bekerja di wilayah itu.

Berdasarkan data tahun 2025, tercatat sebanyak 2.490 warga Bali bekerja di kawasan Timur Tengah. Dari pemetaan tersebut, tidak ada PMI asal Bali yang tercatat bekerja di Iran.

Mereka tersebar di 10 negara lain, yakni Turki, Kuwait, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Yordania, Oman, Qatar, Bahrain, Libanon, dan Mesir. Negara dengan jumlah terbanyak adalah Turki, terutama pada sektor terapis spa dan hospitality.

Bahkan, tahun ini terdapat cukup banyak calon PMI yang masuk daftar tunggu keberangkatan ke Turki. Meski demikian, pemerintah tetap mengantisipasi kemungkinan dampak situasi regional terhadap lokasi penempatan para pekerja.

“Yang terekam dari 10 negara, belum terdata ada yang di lokasi konflik yaitu Iran. Tapi 10 negara ini kan terkait karena ini dinamis, tentu akan diperbaharui terus,” kata Setiawan.

Disnaker Bali mengakui tidak dapat menghubungi langsung seluruh pekerja migran karena keterbatasan akses, namun koordinasi terus dilakukan dengan Disnaker kabupaten/kota serta pemerintah pusat.

Selain itu, pembaruan data juga dilakukan secara berkala untuk memastikan tidak ada warga Bali yang luput dari pemantauan. Jika terdapat permohonan pemulangan, Pemprov Bali memastikan siap memberikan dukungan.

“Kami masih menunggu karena belum ada pelaporan PMI dari Bali tentunya sambil berproses, sambil menunggu kami juga pro aktif termasuk ke pekerja di pesiar sedang kami inventarisasi karena lebih dari 25 ribu warga yang kerja di luar negeri,” katanya.

“Ya potensi pemulangan juga ada, kami posisi siaga, begitu ada kami hadir, memastikan negara hadir, Pemprov Bali hadir,” tegas Ida Bagus Setiawan. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar