𝗖𝗲𝗸𝗰𝗼𝗸 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗣𝗲𝘀𝘁𝗮 𝗠𝗶𝗿𝗮𝘀 𝗱𝗶 𝗛𝗮𝗿𝗶 𝗡𝘆𝗲𝗽𝗶, 𝗣𝗿𝗶𝗮 𝗱𝗶 𝗕𝘂𝗹𝗲𝗹𝗲𝗻𝗴 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗯𝗮𝘀 𝗦𝗮𝗺𝘂𝗿𝗮𝗶 - LENSA BALI

Hot


Jumat, 20 Maret 2026

𝗖𝗲𝗸𝗰𝗼𝗸 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗣𝗲𝘀𝘁𝗮 𝗠𝗶𝗿𝗮𝘀 𝗱𝗶 𝗛𝗮𝗿𝗶 𝗡𝘆𝗲𝗽𝗶, 𝗣𝗿𝗶𝗮 𝗱𝗶 𝗕𝘂𝗹𝗲𝗹𝗲𝗻𝗴 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗯𝗮𝘀 𝗦𝗮𝗺𝘂𝗿𝗮𝗶

Cekcok Saat Pesta Miras di Hari Nyepi, Pria di Buleleng Ditebas Samurai

BULELENG, Lensabali.id — Insiden penganiayaan terjadi di tengah suasana Hari Raya Nyepi di Banjar Dinas Kajanan, Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Buleleng, Bali. Seorang pria bernama Kadek Sastrawan (43) mengalami luka robek pada bagian punggung setelah ditebas menggunakan pedang.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan peristiwa bermula dari aktivitas pesta minuman keras antara korban dan terduga pelaku pada Kamis (19/3).

"Benar, telah terjadi tindak pidana penganiayaan di wilayah Banjar Dinas Kajanan, Desa Joanyar, Kecamatan Seririt," ujar Yohana, Jumat (20/3/2026).

Peristiwa berawal ketika korban mengajak terduga pelaku, Komang Agus Sudiartawan (28), untuk mengonsumsi minuman keras melalui pesan WhatsApp. Sekitar pukul 09.30 Wita, pelaku mendatangi rumah korban dan pesta miras berlangsung bersama beberapa orang.

Namun suasana berubah tegang saat korban diduga melontarkan ucapan yang menyinggung pelaku. Meski sempat diredam oleh warga sekitar, keduanya tetap terlibat adu mulut.

Situasi semakin memanas ketika korban melempar kursi ke arah pelaku dan mengancam menggunakan botol bir. Pelaku sempat diminta meninggalkan lokasi dan kembali ke rumahnya.

Tak lama kemudian, pelaku kembali dengan membawa sebilah pedang jenis samurai. Dalam kondisi emosi, ia langsung menebas punggung korban.

Aksi tersebut segera dihentikan warga yang berada di lokasi. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Buleleng untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, aparat kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak cepat mengamankan pelaku beserta barang bukti.

"Terlapor sudah diamankan berikut barang bukti berupa satu bilah pedang jenis samurai. Kasus ini sedang ditangani lebih lanjut oleh Polsek Seririt," jelas Yohana. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar