𝗔𝗜.𝗰𝗼𝗺 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗗𝗼𝗺𝗮𝗶𝗻 𝗣𝗮𝗹𝗶𝗻𝗴 𝗠𝗮𝗵𝗮𝗹 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗜𝗻𝗶, 𝗦𝗶𝗮𝗽 𝗗𝗶𝗸𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮𝗻 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗣𝗲𝗿𝘂𝘀𝗮𝗵𝗮𝗮𝗻 𝗔𝗜 - LENSA BALI

Hot


Selasa, 10 Februari 2026

𝗔𝗜.𝗰𝗼𝗺 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗗𝗼𝗺𝗮𝗶𝗻 𝗣𝗮𝗹𝗶𝗻𝗴 𝗠𝗮𝗵𝗮𝗹 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗜𝗻𝗶, 𝗦𝗶𝗮𝗽 𝗗𝗶𝗸𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮𝗻 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗣𝗲𝗿𝘂𝘀𝗮𝗵𝗮𝗮𝗻 𝗔𝗜

AI.com Jadi Domain Paling Mahal Saat Ini, Siap Dikembangkan Jadi Perusahaan AI

Lensabali.id – Domain internet AI.com resmi tercatat sebagai salah satu domain termahal di dunia. CEO sekaligus co-founder Crypto.com, Kris Marszalek, diketahui membeli domain tersebut dengan nilai fantastis mencapai 70 juta dolar AS atau sekitar Rp1,17 triliun.

Domain internet sendiri merupakan alamat unik untuk mengakses situs web, menggantikan deretan angka alamat IP agar lebih mudah diingat. Sebuah domain umumnya terdiri atas nama dan ekstensi atau top-level domain (TLD), seperti .com, .id, atau .org.

Nilai transaksi AI.com disebut masuk jajaran pembelian domain termahal sepanjang sejarah. Sebagai perbandingan, domain Cars.com pernah tercatat memiliki nilai aset tak berwujud mencapai 872,3 juta dolar AS pada 2014.

Meski demikian, Kris menegaskan pembelian AI.com tidak bertujuan menggantikan domain utama Crypto.com. Ia akan memimpin dua entitas berbeda dengan fokus bisnis yang terpisah.

Crypto.com tetap beroperasi sebagai platform pertukaran aset kripto, sementara AI.com akan dikembangkan sebagai perusahaan yang bergerak di bidang agen kecerdasan buatan atau AI agents. Peluncuran AI.com dilakukan bersamaan dengan penayangan iklan di ajang Super Bowl LX di Amerika Serikat.

Menurut Kris, AI.com dirancang sebagai platform agen otonom berbasis perangkat lunak yang mampu tidak hanya merespons perintah, tetapi juga mengambil tindakan secara mandiri atas nama pengguna. Fungsinya mencakup pengelolaan tugas, pengiriman pesan, menjalankan alur kerja lintas aplikasi, hingga transaksi saham dan pembaruan profil digital.

Kris juga mengeklaim seluruh agen AI di platform tersebut akan beroperasi dalam sistem aman dengan enkripsi berbasis kunci milik pengguna untuk melindungi data dan privasi.

“Kita berada pada pergeseran fundamental dalam evolusi AI saat kita bergerak cepat melampaui fungsi agen AI yang benar-benar bisa melakukan berbagai hal untuk manusia,” ujar Kris.

Lebih jauh, ia menargetkan pembangunan jaringan terdesentralisasi yang terdiri dari miliaran agen AI yang dapat saling berbagi peningkatan kemampuan. “(Upaya ini) dapat memperluas kemampuan agen secara besar-besaran, cepat, serta mempercepat kemunculan dari AGI,” tambahnya.

Meski AI.com akan tersedia gratis untuk publik, perusahaan berencana menawarkan layanan berlangganan dengan fitur lanjutan. Peluncuran ini menandai langkah baru Kris dan Crypto.com dalam persaingan global pengembangan teknologi agen AI. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar