𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝗷𝗮𝗹 𝗛𝗼𝗻𝗼𝗿 𝗫𝟲𝗰, 𝗛𝗣 𝗥𝗽 𝟮 𝗝𝘂𝘁𝗮𝗮𝗻 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗕𝗼𝗱𝗶 𝗧𝗮𝗻𝗴𝗴𝘂𝗵 - LENSA BALI

Hot


Rabu, 02 September 2026

𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝗷𝗮𝗹 𝗛𝗼𝗻𝗼𝗿 𝗫𝟲𝗰, 𝗛𝗣 𝗥𝗽 𝟮 𝗝𝘂𝘁𝗮𝗮𝗻 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗕𝗼𝗱𝗶 𝗧𝗮𝗻𝗴𝗴𝘂𝗵

Menjajal Honor X6c, HP Rp 2 Jutaan dengan Bodi Tangguh

Lensabali.id - Honor kembali menawarkan pilihan smartphone di kelas Rp 2 jutaan melalui Honor X6c. Ponsel entry-level ini membawa sejumlah fitur yang cukup menarik, seperti AI Button, baterai 5.300 mAh, layar dengan refresh rate 120Hz, serta kamera utama 50 MP.

Namun, daya tarik Honor X6c tidak hanya terletak pada spesifikasinya. Ponsel ini dirancang memiliki bodi yang lebih tangguh dengan sertifikasi IP64, tetapi tetap mempertahankan bentuk smartphone yang ramping dan ringan tanpa kesan perangkat rugged.

detikINET menjajal Honor X6c varian Moonlight White dengan RAM 6 GB dan penyimpanan 256 GB untuk melihat sejauh mana kemampuan serta ketahanannya dalam penggunaan sehari-hari.

Desain Tangguh dan Nyaman

Honor X6c tampil cukup menarik untuk smartphone entry-level. Desainnya tidak dibuat terlalu tebal dengan aksen khas ponsel rugged. Dengan dimensi 163,95 x 75,6 mm dan ketebalan 8,39 mm, perangkat ini masih nyaman digenggam. Bobotnya sekitar 199 gram, cukup proporsional untuk layar 6,61 inci dan baterai 5.300 mAh.

Panel belakang menggunakan finishing glossy yang ternyata tidak terlalu licin. Permukaannya juga relatif tidak mudah meninggalkan sidik jari sehingga tetap terlihat bersih meski sering digunakan tanpa casing.

Honor turut menyertakan casing transparan dalam paket penjualan bagi pengguna yang menginginkan perlindungan tambahan.

Salah satu aspek yang menarik adalah ketangguhannya. Dalam pengujian, Honor X6c dijatuhkan beberapa kali dari ketinggian sekitar 1-1,5 meter, termasuk mengenai permukaan keras seperti lantai keramik. Setelah pengujian, tidak terlihat kerusakan berarti seperti penyok atau lecet mencolok, sementara seluruh fungsi ponsel tetap berjalan normal.

Ketahanan terhadap air juga cukup mendukung aktivitas sehari-hari. Layar masih bisa dioperasikan ketika terkena cipratan air dan perangkat tetap berfungsi saat digunakan dalam kondisi gerimis. Hal ini sejalan dengan sertifikasi IP64, meski perlindungan tersebut tidak berarti ponsel aman direndam atau digunakan untuk berenang.

Honor juga membekali X6c dengan AI Button di sisi kiri. Tombol fisik ini dapat diatur sebagai pintasan menuju aplikasi atau fungsi tertentu. Tombol tersebut juga bisa ditekan dan ditahan untuk membuka Google Lens sehingga pencarian visual dapat dilakukan lebih cepat.

Layar 120Hz

Honor X6c menggunakan layar TFT LCD 6,61 inci beresolusi 1.604 x 720 piksel atau HD+. Resolusi tersebut memang masih menjadi kompromi karena beberapa pesaing di kelas harga yang sama sudah menawarkan panel dengan resolusi lebih tinggi.

Meski begitu, layar X6c masih nyaman digunakan untuk menonton video, membuka media sosial, membaca artikel maupun menikmati berbagai konten. Kecerahan hingga 1.000 nits juga membantu ketika perangkat digunakan di luar ruangan.

Nilai tambah lainnya adalah refresh rate 120Hz. Navigasi terasa lebih mulus ketika scrolling, membuka halaman web, menjelajahi media sosial, maupun berpindah menu.
Performa untuk Harian

Honor X6c ditenagai MediaTek Helio G81 Ultra dengan RAM 6 GB. Chipset tersebut bukan ditujukan untuk mengejar performa kelas atas, tetapi cukup untuk kebutuhan harian.

Selama pengujian, perangkat mampu menangani aktivitas seperti chatting, telepon, browsing, media sosial, menonton video, mendengarkan musik hingga berpindah di antara sejumlah aplikasi dengan cukup lancar.

Untuk gaming, kemampuannya lebih cocok untuk permainan ringan. Mobile Legends: Bang Bang masih dapat dimainkan, tetapi pengalaman gaming bukan menjadi keunggulan utama perangkat ini. Pengguna yang membutuhkan performa tinggi untuk game berat perlu mempertimbangkan kelas chipset yang digunakan.

Baterai Jadi Andalan

Salah satu kekuatan Honor X6c terletak pada baterai 5.300 mAh. Dalam pemakaian yang mencakup chatting, browsing, media sosial, menonton video, mengambil foto dan sesekali bermain game, baterainya mampu bertahan seharian.

Untuk penggunaan yang lebih ringan seperti berkirim pesan, mengecek email, browsing dan mendengarkan musik, daya tahannya bahkan bisa mendekati 1,5 hingga 2 hari.

Dengan demikian, meski performanya bukan yang paling tinggi di kelas Rp 2 jutaan, daya tahan baterai menjadi nilai jual penting bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi.

Kamera 50 MP

Honor X6c membawa kamera utama 50 MP dengan aperture f/1.8. Dalam kondisi pencahayaan yang cukup, kamera mampu menghasilkan foto dengan detail yang masih terjaga dan warna yang cenderung natural.

Kamera ini cukup mumpuni untuk memotret pemandangan, makanan maupun objek sehari-hari. Namun ketika kondisi cahaya mulai minim, detail foto menurun dan noise lebih mudah terlihat, terutama di area gelap.

Untuk selfie dan video call, tersedia kamera depan 5 MP dengan aperture f/2.2. Hasilnya masih memadai dalam kondisi cahaya yang baik, sementara di ruangan minim cahaya foto cenderung lebih soft dan detail berkurang.

Kesimpulan

Honor X6c menawarkan kombinasi yang cukup menarik untuk smartphone Rp 2 jutaan. Bodi tangguh menjadi daya tarik utama, tetapi tetap dikemas dalam desain yang tidak terlihat seperti ponsel rugged.

Performa MediaTek Helio G81 Ultra sudah mencukupi untuk aktivitas sehari-hari dan gaming ringan. Sementara baterai 5.300 mAh, layar 120Hz, kamera utama 50 MP dan AI Button menambah nilai fungsional perangkat.

Ketangguhan menjadi keunggulan yang paling menonjol. Setelah diuji jatuh dari ketinggian sekitar 1-1,5 meter beberapa kali, perangkat tetap berfungsi normal tanpa kerusakan berarti. Bagi pengguna yang membutuhkan HP Rp 2 jutaan dengan bodi tangguh dan daya tahan baterai panjang, Honor X6c layak masuk daftar pertimbangan. (*ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar