𝗣𝗨𝗣𝗥 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 𝗣𝗲𝗿𝗰𝗲𝗽𝗮𝘁 𝗦𝘂𝗿𝘂𝘁𝗻𝘆𝗮 𝗕𝗮𝗻𝗷𝗶𝗿 𝗪𝗮𝗻𝗮 𝗦𝗲𝗴𝗮𝗿𝗮 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗣𝗼𝗺𝗽𝗮 𝗠𝗼𝗯𝗶𝗹𝗲 - LENSA BALI

Hot


Kamis, 26 Februari 2026

𝗣𝗨𝗣𝗥 𝗕𝗮𝗱𝘂𝗻𝗴 𝗣𝗲𝗿𝗰𝗲𝗽𝗮𝘁 𝗦𝘂𝗿𝘂𝘁𝗻𝘆𝗮 𝗕𝗮𝗻𝗷𝗶𝗿 𝗪𝗮𝗻𝗮 𝗦𝗲𝗴𝗮𝗿𝗮 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗣𝗼𝗺𝗽𝗮 𝗠𝗼𝗯𝗶𝗹𝗲


PUPR Badung Percepat Surutnya Banjir Wana Segara dengan Pompa Mobile

BADUNG, Lensabali.id – Penanganan banjir di Jalan Wana Segara, Kuta, dilakukan secara intensif oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung. Untuk mempercepat penurunan genangan, pompa penyedot air dioperasikan tanpa henti selama 24 jam.

Plt Kepala Dinas PUPR Badung, Anak Agung Rama Putra, menjelaskan air disedot menggunakan pompa mobile dan langsung dialirkan ke pantai. Langkah ini dipilih karena jarak menuju saluran besar seperti Tukad Mati dinilai terlalu jauh dan memerlukan waktu lebih lama.

“Mengapa kami lakukan tindakan seperti itu? Mengingat sungainya sangat jauh kalau dibawa ke Tukad Mati. Jadi langkah penanganan gerakan cepat untuk antisipasi genangan di areal Pantai Jerman dan Jalan Wana Segara, kami memang paling tepat melakukan (pembuangan) ke lokasi pantai,” ujarnya di Pantai Jerman, Kamis (26/2).

Ia menuturkan, dua hari sebelumnya tim telah menuntaskan penanganan di Tukad Mati dan Jalan Kunti Seminyak sebelum beralih fokus ke Wana Segara. “Penanggulangan banjir di areal Tukad Mati dan Jalan Kunti sudah kami selesaikan sekitar jam 8 malam, langsung lanjut ke sini sampai 24 jam,” katanya.

Di lokasi, dua unit pompa diturunkan, masing-masing berkapasitas 60 liter per detik dan 250 liter per detik. Bantuan juga datang dari Balai Wilayah Sungai Bali-Penida guna mempercepat proses penyedotan.

Namun, surutnya air terkendala faktor teknis. “Kemarin posisi air di manhole trotoar sudah turun tapi di jalan masih genangan, jadi kepala pompa kita tidak bisa menghisap maksimal. Air in-out-nya tidak seimbang,” jelasnya.

Genangan juga dipengaruhi pembuangan air dari basement sejumlah hotel ke badan jalan, terutama saat hujan susulan terjadi pada dini hari. “Jam 10 malam sudah sangat surut, tapi jam 1 dini hari hujan lagi sehingga basement-basement hotel kembali ada genangan dan mereka melakukan pembuangan juga ke badan jalan,” ungkapnya.

PUPR Badung memastikan pompa tetap disiagakan sebagai langkah antisipasi. Penanganan juga diperluas hingga Kelan meski berada di sekitar kawasan bandara.

“Kita berusaha tidak ada masalah tanggung jawab. Intinya kemanusiaan menjaga alam saja. Di mana pun dilayani, asal satu titik sudah selesai baru kita pindah,” tegasnya.

Dari total lima unit pompa yang dimiliki, dua ditempatkan di Wana Segara mengingat kawasan tersebut merupakan destinasi wisata. “Fasilitas umum terutama di kawasan pariwisata seperti di sini harus kita pedulikan juga sebagai bukti dukungan pemerintah kepada sektor pariwisata,” pungkasnya. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar