Lensabali.id - JBL merayakan perjalanan 80 tahunnya dengan menghadirkan speaker premium JBL L100 Classic 80 di Indonesia. Produk edisi khusus ini dibanderol Rp 80 juta dan hanya diproduksi sebanyak 800 pasang untuk pasar global.
Speaker tersebut diperkenalkan dalam acara Media Experience & Celebration 80th Anniversary JBL bertajuk "80 Years of Powering Voices" di Grand Indonesia, Jakarta. JBL L100 Classic 80 membawa kembali desain ikonik seri L100 yang populer sejak era 1970-an, dengan penyempurnaan teknologi audio dan detail eksklusif.
Malissa Sofar, Senior Product Trainer for Consumer Audio at Harman Indonesia, menjelaskan bahwa speaker ini memiliki sejumlah ciri khusus, termasuk komponen berlapis emas.
"Ini JBL L100 80 Years Edition. Jadi, ini limited edition dengan gold-plated di belakangnya. Di bagian kabelnya itu sudah gold-plated," ujar Malissa saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta.
Dari sisi tampilan, speaker ini menggunakan lapisan kayu oak alami, grille busa Quadrex cokelat, serta logo JBL berwarna emas dan hitam. Bagian depan dibalut finishing hitam satin, sementara woofer 12 inci tampil hitam, berbeda dari kerucut putih pada JBL L100 Classic MKII reguler.
Eksklusivitasnya diperkuat pelat bernomor yang dilengkapi tanda tangan Chris Hagen, Principal System Engineer JBL. Nomor tersebut menandai urutan produksi dari total 800 pasang. Setiap pembelian juga disertai sepasang dudukan JS-150 dan peti kayu khusus.
Di balik desain retro, JBL L100 Classic 80 menggunakan konfigurasi tiga jalur atau three-way loudspeaker. Sistemnya terdiri dari woofer 12 inci berbahan pure pulp cone, driver midrange 5,25 inci berlapis polimer, serta tweeter titanium dome 1 inci dengan teknologi acoustic lens waveguide.
Untuk mendukung karakter suara, JBL membekali speaker ini dengan desain bass-reflex dan port yang menghadap ke depan. Pengguna juga dapat mengatur tingkat frekuensi menengah dan tinggi melalui panel depan sesuai kondisi ruangan serta preferensi mendengarkan.
Pada bagian belakang, tersedia dua pasang terminal koneksi berlapis emas yang mendukung konfigurasi bi-wire dan bi-amp. Speaker berimpedansi 4 ohm ini memerlukan amplifier yang kompatibel agar dapat bekerja optimal.
Di Indonesia, JBL L100 Classic 80 dijual seharga Rp 80 juta. JBL juga menawarkan amplifier stereo terintegrasi SA750 dengan fitur streaming seharga Rp 65 juta untuk melengkapi sistem audio tersebut.
Dalam perayaan yang sama, JBL memperkenalkan mikrofon EasySing melalui aktivitas karaoke dan permainan interaktif bersama pengunjung. "Kalau yang lagi kita kenalkan juga di sini itu mikrofonnya JBL EasySing. Makanya di sini ada acara karaoke, terus ada games," ujar Malissa.
JBL turut menyiapkan headphone Live 780 yang menurut Malissa mulai dipamerkan pada akhir pekan dan langsung tersedia untuk dibeli. "Harganya sendiri berkisar di antara Rp 3 juta, kurang lebih," ungkapnya. Selain itu, JBL menawarkan diskon hingga 50% untuk sejumlah perangkat audio, terutama produk TWS lifestyle, selama perayaan ulang tahun ke-80. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar