Lensabali.id - Huawei membekali MatePad Air dengan teknologi layar PaperMatte terbaru yang dirancang untuk mengurangi pantulan cahaya sekaligus menjaga kejernihan tampilan. Teknologi tersebut menjadi salah satu bagian yang diandalkan Huawei untuk meningkatkan kenyamanan pengguna saat bekerja maupun menikmati konten.
Edy Supartono, Senior Retail Manager Huawei Device Indonesia, menjelaskan MatePad Air menggunakan panel OLED dengan teknologi PaperMatte yang memiliki kemampuan anti-glare dan anti-reflection.
"Di 2026 ini kita menggunakan First Nanoscale Anti-glare with Etching Technology. Teknologi ini menggunakan anti-glare base yang lebih uniform," kata Edy dalam peluncuran Huawei MatePad Air di Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Menurut Edy, penggunaan teknologi tersebut membuat tampilan layar lebih jernih dibandingkan generasi sebelumnya. Tingkat kenyamanan visual juga disebut mengalami peningkatan.
"Itu yang membuat kejernihannya lebih baik dibandingkan dengan seri pendahulunya. Kalau kita lihat, clear dan comfort untuk penglihatannya itu meningkat hingga 20% dibandingkan dengan seri sebelumnya," imbuhnya.
Teknologi PaperMatte bekerja dengan mengurangi efek silau dan pantulan cahaya yang biasanya mengganggu ketika tablet digunakan di tempat dengan pencahayaan kuat. Kondisi tersebut terutama terasa saat perangkat dipakai di luar ruangan di bawah sinar matahari.
"Jadi mau kerjanya di outdoor misalnya, mau kerja sambil piknik, atau mungkin kerja di cafe yang biasanya pencahayaannya itu sangat terang dari berbagai sudut, itu tetap nyaman digunakan," jelas Edy.
Tak hanya untuk mengurangi pantulan, layar PaperMatte juga dirancang memberikan sensasi menulis yang menyerupai permukaan kertas. Pengalaman tersebut dapat dipadukan dengan stylus M-Pencil Pro untuk aktivitas mencatat, menggambar, maupun membuat berbagai konten kreatif.
Huawei MatePad Air mengusung layar OLED PaperMatte berukuran 12 inci dengan resolusi 2,8K. Panel tersebut memiliki refresh rate 144Hz serta tingkat kecerahan hingga 1.200 nits.
Dari sisi desain, layar dikelilingi bezel tipis berukuran 4,6 mm. Rasio layar terhadap bodinya mencapai 92 persen sehingga area tampilan terlihat lebih luas.
Edy mengatakan perangkat tersebut dioptimalkan untuk mendukung kebutuhan visual dan produktivitas pengguna, mulai dari bekerja hingga menikmati hiburan.
"Baik itu untuk bekerja, melihat entertainment, ataupun produktivitas dalam mengelola dokumen seperti Office, contohnya," ujar Edy. (*ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar