𝗶𝗣𝗵𝗼𝗻𝗲 𝟭𝟴 𝗣𝗿𝗼 𝗠𝗮𝘅 𝗵𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮 𝗶𝗣𝗵𝗼𝗻𝗲 𝗨𝗹𝘁𝗿𝗮 𝗗𝗶𝗽𝗿𝗲𝗱𝗶𝗸𝘀𝗶 𝗧𝗲𝗺𝗯𝘂𝘀 𝗥𝗽𝟱𝟵 𝗝𝘂𝘁𝗮 - LENSA BALI

Hot


Kamis, 10 September 2026

𝗶𝗣𝗵𝗼𝗻𝗲 𝟭𝟴 𝗣𝗿𝗼 𝗠𝗮𝘅 𝗵𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮 𝗶𝗣𝗵𝗼𝗻𝗲 𝗨𝗹𝘁𝗿𝗮 𝗗𝗶𝗽𝗿𝗲𝗱𝗶𝗸𝘀𝗶 𝗧𝗲𝗺𝗯𝘂𝘀 𝗥𝗽𝟱𝟵 𝗝𝘂𝘁𝗮

iPhone 18 Pro Max hingga iPhone Ultra Diprediksi Tembus Rp59 Juta

Lensabali.id - Apple dijadwalkan menggelar acara peluncuran pada Kamis (10/9/2026) dini hari WIB untuk memperkenalkan jajaran iPhone premium terbarunya. Menjelang acara tersebut, sejumlah bocoran harga iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, hingga iPhone lipat yang disebut-sebut bernama iPhone Ultra mulai beredar.

Prediksi harga yang muncul mengarah pada kemungkinan kenaikan dibanding generasi sebelumnya. TrendForce memperkirakan harga iPhone terbaru dapat meningkat sekitar 10-20 persen akibat kenaikan biaya komponen, terutama memori.

iPhone 18 Pro diperkirakan memiliki harga awal USD 1.249-1.299 atau sekitar Rp22-22,8 juta. Sementara iPhone 18 Pro Max disebut akan dibanderol mulai USD 1.349-1.399, setara sekitar Rp23,7-24,6 juta dengan asumsi kurs Rp17.584 per USD.

Angka tersebut merupakan estimasi untuk pasar Amerika Serikat. Harga di Indonesia belum dapat dipastikan karena masih dipengaruhi pajak, biaya distribusi, serta kebijakan harga lokal.

Harga tertinggi diperkirakan datang dari iPhone lipat pertama Apple. TrendForce memprediksi perangkat tersebut akan dibanderol mulai USD 2.099-2.299 atau sekitar Rp36,9-40,4 juta.

Untuk varian dengan konfigurasi tertinggi, harganya bahkan diperkirakan mendekati USD 3.000 atau sekitar Rp52,8 juta. Reuters juga melaporkan prediksi analis yang menyebut iPhone lipat Apple berpotensi dijual lebih dari USD 2.500 atau sekitar Rp44 juta jika dikonversikan langsung.

Bocoran lain dari Australia mencantumkan harga AUD 3.699 untuk model 256 GB, AUD 4.199 untuk 512 GB, dan AUD 4.699 untuk kapasitas 1 TB. Dengan kurs sekitar Rp12.731 per AUD, harga tersebut setara dengan sekitar Rp47,1 juta, Rp53,5 juta, dan Rp59,8 juta.

Meski demikian, seluruh angka tersebut belum dikonfirmasi Apple sehingga masih sebatas bocoran dan prediksi pasar.

Salah satu pemicu kenaikan harga disebut berasal dari lonjakan biaya memori. TrendForce memperkirakan biaya memori untuk iPhone Pro 256 GB pada kuartal III 2026 hampir 400 persen lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain memori, iPhone 18 Pro dan Pro Max diprediksi membawa sejumlah peningkatan, termasuk chip A20 Pro dengan proses fabrikasi 2nm, layar LTPO+ yang lebih efisien, kapasitas baterai lebih besar, serta peningkatan kemampuan kamera.

Sementara itu, iPhone Ultra diperkirakan membutuhkan biaya produksi lebih tinggi karena menggunakan layar fleksibel, mekanisme engsel baru, dan konstruksi foldable yang lebih kompleks.

Dengan demikian, harga iPhone 18 Pro Max maupun iPhone Ultra yang beredar saat ini belum bisa dianggap sebagai harga resmi. Kepastian mengenai harga dan konfigurasi perangkat akan diketahui setelah Apple mengumumkannya secara resmi. (*ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar