JAKARTA, Lensabali.id - Gemini mencatat tonggak baru setelah jumlah pengguna aktif bulanannya menembus lebih dari 1 miliar pada pertengahan Agustus 2026. Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah pengguna Gemini terbesar di dunia.
Senior Brand, Creative & Social Marketing Google SEA Mira Sumanti mengatakan, Gemini menjadi produk Google ke-14 yang berhasil mencapai angka 1 miliar pengguna aktif bulanan.
"Gemini menjadi produk Google yang mencapai angka ini paling cepat di sepanjang sejarah Google itu sendiri," kata Mira dalam press briefing Gemini in Craft di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Dari ratusan negara tempat Gemini tersedia, Indonesia konsisten berada di jajaran lima besar pengguna terbanyak. Posisi tersebut ditempati bersama sejumlah negara seperti Brasil, Amerika Serikat, Turki, dan India.
"Kita di ranking berapa itu suka naik turun, tapi kita selalu di top 5 dunia. Jadi antusiasme masyarakat Indonesia terhadap AI itu sangat tinggi sekali dan penggunaan Gemini di Indonesia itu sangat unik karena sangat personal, sangat mobile, dan sangat kreatif," jelas Mira.
Menurut Mira, sekitar 32 persen penggunaan Gemini di Indonesia berkaitan dengan kebutuhan kreativitas, mulai dari membuat musik, gambar hingga video. Setiap hari, pengguna di Indonesia menghasilkan sekitar 9 juta gambar melalui Gemini, yang disebut menjadi angka tertinggi di Asia Tenggara.
Pemanfaatan Gemini di Indonesia juga tidak sebatas sebagai chatbot untuk menjawab pertanyaan. Sekitar satu dari dua prompt yang digunakan melibatkan interaksi multimodal, yakni memadukan teks dengan gambar atau video.
Fenomena tersebut menjadi salah satu alasan Google menggelar kampanye Gemini in Craft. Program ini menggandeng tiga brand fashion lokal, yakni Kraton, Stellarisa, dan Two Stitches, untuk memanfaatkan AI dalam mendukung kreativitas dan produktivitas tanpa menghilangkan karakter manusia dalam karya mereka.
Para desainer dari ketiga brand tersebut tidak hanya menggunakan Gemini untuk membuat desain atau sketsa koleksi. Mereka juga memanfaatkannya untuk riset mendalam, virtual fitting, hingga analisis pasar sebagai bagian dari persiapan ekspansi ke pasar global.
"Kami percaya bahwa AI itu paling penting adalah intensi orang-orang di baliknya. Jadi benar-benar human is at the center dan AI itu, Gemini itu digunakan untuk menumbuhkan potensi kreativitas manusia," pungkas Mira. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar