𝟭𝟱 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝗝𝗮𝗺𝗸𝗿𝗶𝗱𝗮 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗠𝗮𝗻𝗱𝗮𝗿𝗮, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗧𝗲𝗸𝗮𝗻𝗸𝗮𝗻 𝗨𝗠𝗞𝗠 𝗧𝗲𝘁𝗮𝗽 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗣𝗿𝗶𝗼𝗿𝗶𝘁𝗮𝘀 - LENSA BALI

Hot


Selasa, 11 Agustus 2026

𝟭𝟱 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝗝𝗮𝗺𝗸𝗿𝗶𝗱𝗮 𝗕𝗮𝗹𝗶 𝗠𝗮𝗻𝗱𝗮𝗿𝗮, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿 𝗞𝗼𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗧𝗲𝗸𝗮𝗻𝗸𝗮𝗻 𝗨𝗠𝗞𝗠 𝗧𝗲𝘁𝗮𝗽 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗣𝗿𝗶𝗼𝗿𝗶𝘁𝗮𝘀

15 Tahun Jamkrida Bali Mandara, Gubernur Koster Tekankan UMKM Tetap Jadi Prioritas

DENPASAR, Lensabali.id – Memasuki usia ke-15 tahun, PT Jamkrida Bali Mandara diminta tetap berpegang pada tujuan awal sebagai lembaga penjaminan yang membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperoleh akses pembiayaan. Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan perkembangan bisnis perusahaan tidak boleh membuat perhatian terhadap UMKM bergeser.

Pesan tersebut disampaikan dalam sambutan Gubernur Koster yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra saat perayaan HUT ke-15 PT Jamkrida Bali Mandara di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Senin (10/8).

Jamkrida Bali Mandara didirikan melalui Peraturan Daerah pada 2010 untuk membantu pelaku UMKM yang memiliki usaha layak, tetapi masih menghadapi kendala dalam mengakses perbankan maupun lembaga pembiayaan lainnya. Melalui mekanisme penjaminan, perusahaan diharapkan mampu membuka jalan bagi UMKM mendapatkan dukungan permodalan untuk mempertahankan dan mengembangkan usaha.

“Pemerintah daerah hadir melalui lembaga penjaminan PT Jamkrida Bali Mandara untuk menutupi kelemahan UMKM sehingga mereka dapat mengakses produk-produk keuangan. Karena itu, jangan sampai kita melupakan idealisme atas keberadaan lembaga ini,” tegas Gubernur Koster.

Menurut Koster, ketahanan UMKM telah teruji dalam menghadapi berbagai tekanan ekonomi, termasuk saat pandemi Covid-19. Ketika banyak sektor mengalami perlambatan, UMKM tetap mampu bertahan dan menjadi salah satu penyangga ekonomi masyarakat.

Dewa Made Indra menyebut jumlah UMKM yang memperoleh fasilitas penjaminan Jamkrida Bali Mandara terus bertambah setiap tahun. Peningkatan tersebut dinilai menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap layanan penjaminan sekaligus menjadi indikator kesehatan perusahaan.

“Tidak dipungkiri, jumlah UMKM yang dibantu penjaminannya oleh PT Jamkrida Bali Mandara terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Kondisi ini menunjukkan bahwa PT Jamkrida Bali Mandara berada dalam kondisi yang sangat sehat,” kata Dewa Indra.

Ia pun mendorong pemerintah kabupaten/kota memperluas sinergi dengan Jamkrida Bali Mandara, terutama dalam memperkuat permodalan dan memperbesar akses UMKM terhadap lembaga keuangan.

“Tidak ada alasan bagi bupati/wali kota meragukan untuk memperkuat permodalan dan kerja samanya dengan PT Jamkrida Bali Mandara, sekaligus memperluas UMKM di daerah masing-masing untuk mengakses lembaga keuangan bagi perkembangan mereka,” ujarnya.

Dewa Indra juga memberikan apresiasi kepada lembaga keuangan yang telah menjadi mitra Jamkrida Bali Mandara. Menurutnya, kolaborasi tersebut perlu dipertahankan dan dikembangkan agar keberadaan BUMD semakin berdampak terhadap perekonomian daerah.

15 Tahun Jamkrida Bali Mandara, Gubernur Koster Tekankan UMKM Tetap Jadi Prioritas

Direktur Utama PT Jamkrida Bali Mandara, A.A. Ngurah Adhi Ardhana, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memperluas akses penjaminan bagi UMKM. Ia mengatakan Jamkrida tidak hanya berorientasi pada aspek bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab strategis dalam membuka akses pembiayaan bagi pelaku usaha.

“Hari ulang tahun ke-15 ini sekaligus menjadi momentum untuk merefleksikan diri melalui kegiatan sosial, spiritual, serta dukungan terhadap sektor pertanian. Kami ingin memastikan kegiatan yang dilakukan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” ujarnya.

Manfaat layanan Jamkrida juga tercermin dari hasil tanggapan pelaku UMKM. Lebih dari 85 persen responden menilai layanan penjaminan memberikan manfaat nyata bagi perkembangan usaha. Sebanyak 92,2 persen mengaku lebih mudah membangun kerja sama bisnis baru, sementara 90,9 persen menyatakan terbantu dalam memperluas pemasaran dan mengembangkan produk.

Perayaan HUT ke-15 sekaligus menjadi momentum rebranding Jamkrida Bali Mandara melalui peluncuran logo baru. Identitas tersebut membawa sejumlah simbol yang menggambarkan keterbukaan, kepercayaan, pertumbuhan, kemajuan, serta pemerataan ekonomi.

Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan CSR untuk UMKM ekosistem digital kepada Onishop dan Prada Tekno, serta penghargaan kepada sejumlah mitra kerja, antara lain PT Bank BPD Bali, Perbarindo Provinsi Bali, BKS LPD Bali, Gapensi, dan Dekopinwil Bali. (hms/ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar