KLUNGKUNG, Lensabali.id - Pasangan suami istri (pasutri) asal Kintamani, Bangli, tewas setelah terseret ombak saat berada di kawasan pantai Goa Lawah, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali, Jumat (28/8/2026). Keduanya sempat mendapat pertolongan dan dievakuasi ke RSUD Klungkung, namun nyawanya tidak tertolong.
Kapolsek Dawan AKP I Ketut Nariawan mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 Wita. Sebelumnya, rombongan keluarga korban singgah di rest area Goa Lawah untuk sarapan sebelum melanjutkan perjalanan menuju Gianyar.
"Rombongan sempat singgah di rest area Goa Lawah sekitar pukul 08.20 Wita untuk sarapan. Namun, kedua korban berinisiatif pergi ke pantai untuk membasuh kaki yang gatal," ungkap Nariawan, Jumat (28/8/2026).
Saat berada di tepi pantai, tiba-tiba datang ombak besar yang menyeret kedua korban ke arah tengah laut. Keponakan korban, I Komang Agus Putrawan (37), dan anak korban, I Kadek Agus Karma Yasa (32), sempat berusaha memberikan pertolongan.
"Saksi Komang Agus sempat berusaha menolong, tetapi ikut terseret arus hingga akhirnya berhasil menyelamatkan diri. Anak korban juga mencoba menjangkau orang tuanya, tapi tidak berhasil karena derasnya arus," jelas Nariawan.
Setelah kejadian, personel Polsek Dawan bersama warga langsung melakukan pencarian. Upaya penyelamatan dilakukan menggunakan kano untuk menyisir perairan di sekitar lokasi.
Kedua korban akhirnya ditemukan dalam kondisi mengapung dan segera dievakuasi ke daratan sekitar pukul 09.05 Wita. Petugas kemudian membawa keduanya ke RSUD Klungkung untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, setelah menjalani pemeriksaan, pasutri tersebut dinyatakan telah meninggal dunia. Peristiwa ini menjadi duka bagi keluarga yang sebelumnya tengah melakukan perjalanan bersama menuju Gianyar. (ap)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar