𝗧𝗮𝗻𝗮𝗵 𝗟𝗼𝘁 𝗔𝗿𝘁 𝗮𝗻𝗱 𝗙𝗼𝗼𝗱 𝗙𝗲𝘀𝘁𝗶𝘃𝗮𝗹 𝗩𝗜𝗜 𝗥𝗲𝘀𝗺𝗶 𝗗𝗶𝗴𝗲𝗹𝗮𝗿, 𝗕𝗶𝗱𝗶𝗸 𝟭𝟬 𝗥𝗶𝗯𝘂 𝗪𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮𝘄𝗮𝗻 - LENSA BALI

Hot


Jumat, 28 Agustus 2026

𝗧𝗮𝗻𝗮𝗵 𝗟𝗼𝘁 𝗔𝗿𝘁 𝗮𝗻𝗱 𝗙𝗼𝗼𝗱 𝗙𝗲𝘀𝘁𝗶𝘃𝗮𝗹 𝗩𝗜𝗜 𝗥𝗲𝘀𝗺𝗶 𝗗𝗶𝗴𝗲𝗹𝗮𝗿, 𝗕𝗶𝗱𝗶𝗸 𝟭𝟬 𝗥𝗶𝗯𝘂 𝗪𝗶𝘀𝗮𝘁𝗮𝘄𝗮𝗻

Tanah Lot Art and Food Festival VII Resmi Digelar, Bidik 10 Ribu Wisatawan

TABANAN, Lensabali.id - Tanah Lot Art and Food Festival VII resmi digelar di Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, Jumat (28/8/2026). Festival yang berlangsung hingga 30 Agustus tersebut memadukan seni, budaya, kuliner, dan pariwisata.

Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, mengapresiasi pelaksanaan festival yang dinilai menjadi ruang promosi sekaligus pengembangan potensi pariwisata daerah.

"Serta selaku kepala daerah, kami memberikan apresiasi atas diselenggarakannya festival ini," ujar Dirga saat pembukaan festival di DTW Tanah Lot, Jumat (28/8/2026).

Menurut Dirga, festival tersebut tidak hanya menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya, tetapi juga memperkenalkan kuliner lokal. Ia berharap penyelenggaraan kegiatan turut membuka ruang lebih besar bagi seniman dan pelaku UMKM.

"Festival ini harus memberikan ruang bagi seniman dan UMKM lokal untuk terlibat secara aktif," imbuhnya.

Ia menegaskan pengembangan pariwisata Tabanan perlu berjalan seiring dengan penguatan ekonomi kreatif dan potensi lokal. Dengan demikian, Tabanan diharapkan tidak hanya dikenal sebagai daerah lumbung beras, tetapi juga mampu berkembang sebagai destinasi wisata unggulan.

Manajer Operasional DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana, mengatakan festival berlangsung selama tiga hari, 28-30 Agustus 2026. Selain pertunjukan seni dan budaya, sejumlah hiburan juga disiapkan dengan melibatkan beberapa artis Bali.

"Kami targetkan satu hari itu dikunjungi 3.000-4.000 ribu kunjungan. Apalagi saat sedang masa high season turis asing. Semoga festival ini mampu mengangkat kunjungan," pungkas Sudiana.

Wisatawan Antusias

Festival tahun ini turut menghadirkan puluhan stan UMKM yang menawarkan berbagai produk, mulai dari kerajinan, fashion, hingga kuliner. Wisatawan juga dapat mencicipi sejumlah makanan khas Tabanan, seperti kakul suna cekuh, kuah kakul, dan sayur gonda.

Beragam minuman tradisional juga tersedia, termasuk rujak tibah berbahan mengkudu dan es bir dari campuran kelapa muda tanpa alkohol. Sajian khas tersebut mendapat sambutan positif dari wisatawan yang hadir.

Bianca, wisatawan asal Polandia, menjadi salah satu pengunjung yang mencoba kakul suna cekuh untuk pertama kalinya.

"Rasanya memang aneh karena baru pertama kali mencicipi, tetapi dagingnya lembut dan gurih. Saya baru pertama kali mencoba dan cukup terkesan dengan rasanya," ujar Bianca, Jumat.

Bianca datang bersama keluarganya untuk berlibur di Bali. Selain kuliner, ia tertarik menikmati panorama pantai serta Pura Tanah Lot yang menjadi salah satu ikon pariwisata Pulau Dewata.

Antusiasme serupa ditunjukkan Rebecca, wisatawan asal Australia. Ia mengaku tertarik menghadiri festival karena ingin menyaksikan pertunjukan seni tradisional Bali.

"Saya memang sudah tahu ada festival ini. Saya suka melihat tari-tarian tradisional Bali, jadi saya sempatkan datang ke sini sambil melihat panorama alam," ungkap Rebecca yang menginap di kawasan Canggu, Kuta Utara. (ap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar